Home Palu

Bahasa Kaili Akan Diusul Masuk KBBI

72
PENGUMPULAN DATA - Pelaksanaan pengumpulan data oleh tim inventarisasi kosakata Balai Bahasa Provinsi Sulteng di daerah ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Bahasa Kaili Rai akan diusulkan sebagai entri (kosakata/perbendaharaan kata) Bahasa Indonesia melalui KBBI Kemendikbud secara daring. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah tengah melakukan kegiatan pengayaan kosakata menyasar lima kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Setelah melakukan pengumpulan data kosakata di Kabupaten Banggai, Morowali, Buol, dan Sigi, Tim Inventarisasi melakukan pengumpulan data kosakata Bahasa Kaili Rai di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala pada 15-21 Maret 2021,” ungkap Kepala Balai Bahasa Sulteng, Dr Sandra Safitri Hanan MA, melalui keterangan tertulis yang dikutip Metrosulawesi, Minggu, 21 Maret 2021.

Dijelaskan, sebelum pengumpulan data, Tim Inventarisasi Kosakata Bahasa Kaili Rai di Kabupaten Donggala yang terdiri atas empat orang yaitu Aminah, Nurmiah, Nursyamsi, dan Siti Rahmah, berkoordinasi dengan Kepala Desa Toaya, Ompo Wijaya.

Sebelumnya, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melalui Tim Pengembangan Perkamusan telah melaksanakan kegiatan pengambilan dan verifikasi data kosakata Bahasa Kaili Ledo di daerah Kotarindau, Sigi, pada 1-7 Maret 2021.

Sebelum pengambilan data, terlebih dahulu Tim Pengembangan Perkamusan yang terdiri atas Aminah, Nurmiah, Syahari Ayu Bachtiar, dan Sudirman berkoordinasi dengan Kepala Desa Kotarindau, Muhammad Gasim.

Hari berikutnya dilanjutkan dengan pengambilan data di rumah Ketua Adat Kota Rindau. Kegiatan ini bertujuan melestarikan Bahasa Daerah Kaili Ledo melalui Pengembangan Kamus (kamus bergambar).

Sementara terkait kajian penggunaan bahasa di ruang publik oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, salah satu wilayah yang dijadikan objek kajian adalah Kabupaten Morowali.

Tim Kajian Penggunaan Bahasa di ruang publik Kabupaten Morowali yang terdiri atas empat orang selama empat hari melakukan pengambilan data, mulai 23-26 Februari 2021 lalu. Sebelum melakukan pengambilan data, tim terlebih dahulu bertemu dengan Bupati Morowali, Drs. Taslim. Koordinasi untuk menyampaikan maksud diadakannya kegiatan tersebut.

Bupati disebut menyambut baik Tim Kajian Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah dan menyampaikan apresiasi. Diharap adanya rekomendasi hasil penelitian agar setiap lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, dan lembaga swasta dapat berupaya mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas