Home Nasional

Taekwondo Sulteng Raih 7 Emas dan 1 Perak

24
RAIH PRESTASI - Atlet taekwondo Sulteng sukses di kejuaraan Action Indonesian Youth Student 2021. Tampak para atlet bersama pelatih Kyorugi Taekwondo Club Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)
  • Kejuaraan Taekwondo ACTION INDONESIAN YOUTH STUDENT 2021

Palu, Metrosulawesi.id Delapan atlet taekwondo Sulawesi Tengah, mencetak prestasi dalam Kejuaraan Taekwondo ACTION INDONESIAN YOUTH STUDENT 2021 yang diselenggarakan oleh PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia). Tujuh emas dan satu perak diraih para taekwondoin Sulteng.

Kejuaraan yang mempertandingkan E-Poomsie (jurus) dan Speed Kick (kecepatan tendangan) diselenggarakan secara virtual dikarenakan kondisi pandemi Covid-19. Peserta mengirimkan video gerakan Pomsae dengan meng-upload ke youtube dan mengirimkan link youtube nya kepada panitia mulai tanggal 26 – 28 Februari 2021.

Penilaian dilakukan secara virtual dan live youtube. Wasit yang bertugas sebanyak 12 orang dan yang menilai setiap pertandingan adalah 5 orang wasit.

Pelatih Utama Kyorugi Taekwondo Club (KTC) Sulteng, Moh. Natsir kepada Metrosulawesi.id, Jumat (19/3/2021) sore,   membenarkan prestasi gemilang para atletnya itu. Kelas yang diikuti oleh peserta asal Sulteng ialah Junior, Cadet dan Pra Cadet. Bukan hanya itu saja, dirinya mengungkapkan tujuh dari delapan atlet dapat memperoleh medali emas.

Natsir menyebutkan kejuaran ini langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang juga bekerjsama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta melibatkan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia.

“Sebelum adanya pandemi Covid 19, kita memang sering ikutkan mereka diberbagai kejuaraan ditingkat nasional, dan bahkan sampai internasional. Begitupun pembinaan yang dilakukan mulai usia 5 tahun hingga 17 tahun,” urainya.

Diungkapkan, selama kejuaraan itu berlangsung fasilitas berupa biaya yang digunakan hanya sebatas partisipasi para orang tua atlet. Demi meningkatkan prestasi, pihaknya memberikan motivasi kepada atlet taekwondo untuk terus berlatih dan menerapkan kedisiplinan.

“Kami sangat membutuhkan dan berharap adanya peran pemerintah daerah dalam hal perhatian terhadap atlet khususnya cabang olah raga taekwondo. Kami juga membuka kelas bagi anak-anak yang ingin bergabung,” ungkapnya. (*)

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas