Home Ekonomi

Jual Gas 3 Kg Lampaui HET Ditindak

30
Syamsul Saifudin. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota Palu lewat tim Pokja BBM bersubsidi yang telah dibentuk akan menindak tegas para penjual tabung gas LPG 3 Kg yang menjual melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Demikian hal tersebut disampaikan langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Syamsul Saifudin usai dihubungi Metrosulawesi melalui sambungan telepon, Rabu (17/3/2021).

Dijelaskan, itu sesuai peraturan Gubernur Sulawesi Tengah yang saat ini HET tabung gas hanya diperuntukkan khusus bagi masyarakat miskin yang kini harganya naik dari Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu per tabung.

“Tim Pokja BBM bersubsidi yang terdiri dari beberapa Apratur Sipil Negara dan Aparat Penegak Hukum itu dibentuk untuk menanggapi keluhan-keluhan dari masyarakat terkait minimnya ketersediaan dan tingginya harga gas LPG 3 Kg,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pengawasan dan pendistribusian gas 3 Kg bersubsidi di wilayah kota Palu penting dilakukan mengingat masih ditemukan agen yang melakukan penyelewengan dalam pendistribusian.

“Belum lagi ada agen dengan sengaja menaikkan harga tabung gas di atas HET.
Kami tidak segan akan menindak dan memberikan sanksi baik kepada pangkalan maupun agen yang ditemukan melakukan pelanggaran,” ujarnya.

“Adapun pangkalan maupun agen yang melakukan penyelewengan pendistribusian gas LPG akan diberikan sanksi berupa surat teguran tertulis bahkan sampai pencabutan izin usaha.” ujarnya menambahkan .

Pihaknya dalam hal ini juga akan melakukan pembinaan kepada pedagang eceran gas LPG 3 Kg yang sama sekali tidak memiliki izin untuk menjual gas bersubsidi tersebut.

“Apabila terjadi pengeceran di kios-kios itu adalah sebuah tindakan ilegal, sebenarnya yang berhak menjual gas 3 Kg adalah pangkalan,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas