Moh Taufik. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – DPRD Donggala membentuk panitia khusus (pansus) yang akan mengusut masalah proyek teknologi tepat guna (TTG) di 158 desa 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Donggala. Pembentukan  pansus dilaksanakan melalui rapat paripurna, Selasa 16 Maret 2021.

Diketahui, TTG adalah proyek yang menyasar desa-desa di Donggala dengan anggaran besar. Informasi yang dihimpun, ada desa tidak bisa memfungsikan website yang diadakan melalui proyek tersebut karena tidak memiliki listrik. Ada pula desa yang sebelumnya dilaporkan belum menerima barang. Proyek yang dilaksanakan oleh CV Mardiana ini bahkan telah dilaporkan ke Kejaksaan.

Hasil musyawarah, Ketua Pansus I adalah Moh Taufik (Fraksi Nasdem), Wakil Ketua Abd Rasyid (Fraksi PKS) dan sekretaris Nurjanan (Fraksi PKS).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Donggala Takwin dan Wakil Ketua I Sahlan dan juga dihadiri Wakil Bupati Donggala Moh Yasin.

“Berdasarkan  tatib dewan Pasal 26 (1) huruf a dan b fungsi pengawasan dilakukan pada pengawasan perda, pelaksanaan perundang-undanganan lain yang terkait dengan pemerintahan daerah, dipandang perlu membentuk pansus I, untuk membahas teknologi tetap guna,” kata pimpinan Sidang Takwin.

Dia menyebutkan, anggota pansus berjumlah 10 orang perwakilan fraksi terdiri dari fraksi PKS 2 orang, Nasdem (2), Gerindra (2), Golkar (1), PKB (1), PDI-P (1), dan fraksi Satu Nurani Karya 1 orang.

“Untuk mengetahui anggota Pansus I, saya persilahkan Sekretaris Dewan untuk membacakan nama-nama anggota pansus berdasarkan usulan fraksi,” sebutnya.

Sekretaris DPRD Donggala Lukman membacakan susunan atau komposisi Pansus I, fraksi PKS Abd Rasyid, Nurjanah, fraksi Nasdem Muh Taufik, Widya, fraksi Gerindra Maspuang, Asgaf, Fraksi PDI-P  Mahumud, fraksi Golkar Saifudin, fraksi PKB Moh Taufik Burhan, dan fraksi Satu Karya dipercayakan kepada Burhanudin Yado.

“Kerja pansus I selama lima hari kerja, mulai hari ini dan sampai senin 22 Maret 2021, dan akan melapor 23 Maret,” tutur Takwin.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas