Home Nasional

Sulteng Akan Helat Event Sport Tourism

11
SAMBUTAN - Kadispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya saat menyampaikan sambutan di kegiatan Gathering Mitra Usaha Perjalanan Wisata dan Event, di salah satu Hotel di Palu, Senin, 15 Maret 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Gathering Mitra Usaha Perjalanan Wisata dan Event di salah satu Hotel di Palu, Senin, 15 Maret 2021. Kegiatan ini bekerjasama dengan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf RI.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, I Nyoman Sriadijaya mengungkapkan, sebelum terjadinya bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang menimpa Sulteng, serta munculnya pandemi Covid-19, sebenarnya Sulteng memiliki beragam event yang akan dilaksanakan, baik itu event musik, budaya, maupun event sport tourism nasional bertaraf International.

“Hal ini menandakan bahwa geliat industri event di Sulteng memiliki potensi untuk terus berkembang dan maju. Kegiatan-kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian dan ekonomi kreatif di Sulteng,” ujarnya.

Menurutnya, sport tourism merupakan salah satu strategi pengembangan pariwisata untuk menarik perhatian wisman dan wisnus berkunjung ke Sulteng, sehingga dapat mempromosikan Indonesia.

“Seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya yakni Tour de Central Celebes (TdCC), yang dapat memberikan pergerakan ekonomi kreatif yang cukup signifikan untuk Sulteng. Olehnya itu di era kebiasaan baru masa pandemi Covid-19 ini, Sulteng rencana akan membuat event sport tourism yang diberi nama Central Celebes Walk (CC-Walk) yang insyaallah dihelat pada 5 Juni 2021,” jelasnya.

Kata I Nyoman, CC-Walk ini dibentuk dengan keseriusan, terlihat dilibatkannya Indonesia Walk Association (IWA) dan teman-teman dari Jogja International Heritage Walk (JIHW).

“IWA dan JIHW bersedia untuk membimbing CC- Walk agar nantinya dapat meraih kesuksesan seperti yang diharapkan dan mengharumkan serta mempromosikan nama Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

I Nyoman berharap Central Celebes Walk menjadi event berskala internasional yang ditunggu dan diikuti wisatawan dunia secara offline dan online.

“Sport Tourism akan menjadi pembangkit perekonomian serta sarana promosi pariwisata Sulawesi Tengah dan Indonesia,” ujarnya.

Menurut I Nyoman, Gathering yang diselenggarakan Dispar itu bertujuan untuk mempertemukan dan memberikan pandangan serta sharing antara pelaku event dan mitra usaha perjalanan wisata yang ada di Sulteng.

“Kami menghadirkan orang-orang yang ahli dan berpengalaman dalam membangun event pariwisata khususnya Sport Tourism yang ada di Indonesia. Olehnya itu narasumber dalam kegiatan ini, orang-orang yang telah sukses mendatangkan wisatawan dari mancanegara secara rutin ke Indonesia dengan strategi promosi dan bentukan event sport tourism yang menarik,” katanya.

Kegiatan ini juga, kata I Nyoman, akan dilakukan secara hybrid sehingga yang mendapatkan ilmu tidak hanya ada di Hotel, tapi juga orang-orang di 13 kabupaten/kota dapat mengakses pertemuan ini melalui zoom meeting.

“Kami yakin jika ada sinergi yang harmonis antara pelaku event, TA, TO, stakeholder, dan seluruh hal yang berkaitan dengan pengembangan wisata dan ekonomi kreatif di Sulteng, maka kerja akan terarah dan pasti kita dapat melakukan percepatan dalam pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulteng,” ujarnya.

Adapun Narasumber pada kegiatan ini adalah Dahlia Puspasari dari International Sport Tourism Event Organizer, kemudian Salima Chantika Putri dari International Sport Tourism Promoter, serta I Dewa Gede Wisnu Arimbawa, Praktisi Usaha Perjalanan Wisata Bali.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas