Home Sulteng

Buku Perkawinan Adat Suku Kaili Disempurnakan

31
DINAMIS - Suasana FGD tentang dokumentasi perkawinan adat suku Kaili di UPT Taman Budaya dan Museum Sulteng, kemarin (15/3). (Foto: Metrosulawesi/ Syahril Hantono)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah melalui UPT Taman Budaya dan Museum Sulteng akan membuat buku tentang upacara perkawinan adat suku Kaili. Oleh tim penyusun yang terdiri dari budayawan Sulteng, para pakar, dan akademisi telah menyusun naskah buku tersebut.

Mereka yang terlibat dalam tim penulis antara lain, Gazali Lembah (budaywan/akademisi), Hj Siti Norma Mardjanu (budayawan), Agus Lamaķarate, Suaib Djafar, dan Ardiansyah Lamasitudju. Tim masih membutuhkan berbagai masukan dari masyarakat agar buku tersebut lebih lengkap. 

Karena itu UPT Taman Budaya dan Museum Sulteng kemarin (15/3) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang dokumentasi perkawinan adat Kaili. FGD digelar di Auditorium UPT Taman Budaya dan Museum Sulteng dibuka resmi oleh Kadis Dikbud Sulteng H Irwan Lahace. 

Kadis menilai, FGD tersebut selain untuk memenuhi kepentingan penulisan buku perkawinan adat suku Kaili, juga menjadi media strategis dalam menggalang berbagai etnis Kaili di Sulteng.

”Saya berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk menyatukan visi misi dalam membangun pendidikan dan kebudayaan di Sulawesi Tengah,” katanya.

Salah satu anggota tim penulis Siti Norma Mardjanu mengatakan, tim telah melakukan serangkaian metode dalam penyusunan buku. Yakni pengumpulan data, dokumentasi, pengamatan/observasi, wawancara, dan partisipan terlibat aktif. Metode wawancara dan partisipan juga dilakukan salam FGD kemarin, karena dihadiri beberapa yang dinilai mengetahui tentang perkawinan adat suku Kaili.

”Jadi FGD ini untuk penyempurnaan buku tentang perkawinan adat suku Kaili. Kami menerima masukan-masukan agar bukunya nanti lebih komprehensif,” kata Norma Mardjanu. 

Gazali Lembah menambahkan, FGD untuk mendapatkan berbagai masukan untuk memperkaya isi buku.

“Tujuannya untuk menghasilkan buku yang representatif yang mendeskripsikan proses dan prosesi perkawinan adat suku Kaili,” kata Gazali Lembah.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas