Home Banggai

GAM Luwuk Usulkan Bentuk Tim Terpadu Pengelolaan Lingkungan

25
Muhammad Akil Soung. (Foto: Istimewa)

Banggai, Metrosulawesi.id Investasi perusahaan nikel bakal hadir di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Hadirnya investasi itu, terlihat dengan adanya  enam pemohon AMDAL izin usaha pertambangan (IUP)  operasi produksi (OP) sementara dibahas di komisi penilai AMDAL Kabupaten Banggai.

Aktivis  gabungan Aktivis Mantilobo (GAM) Luwuk,  Muhammad Akil Soung, melalui keterangan persnya menegaskan, dalam pemberian izin AMDAL untuk perusahaan tambang nikel pihak instansi teknis yang berkompeten dalam pengambilan kebijakan tersebut harus berpedoman pada peraturan pemerintah nomor 27/2012 tentang izin lingkungan, peraturan menteri lingkungan hidup nomor 16/2012 tentang penyusunan dokumen lingkungan hidup

Akil, juga mengatakan bahwa perlu juga diperhatikan keterbukaan informasi publik dan transparansi kepada masyarakat, sehingga untuk menghindari pengrusakan lingkungan yang lebih parah, perlu pengawasan bersama-sama dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Jangan hanya dibahas dipelajari, lalu disetujui oleh oleh pihak instansi teknis pengawasan pertambangan sangat penting sebagai jaminan terlaksana perusahaan sesuai dengan koridor hukum,’’tegasnya.

Ia pun mengusulkan perlu adanya tim terpadu yang terdiri dari pihak eksekutif, kepolisian dan kejaksaan untuk memastikan aturan aturan terkait lingkungan berjalan sesuai koridor hukum dan satu lagi peran pemerintah segera mengedukasi masyarakat tentang lingkungan, sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman terhadap lingkungan yang sehat.

’’Perlu dibentuk tim terpadu yang nantinya mengatur masalah pengelolaan lingkungan sesuai koridor hukum yang berlaku,’’ tutupnya. (*/edy)

Ayo tulis komentar cerdas