PANEN PADI - Salah seorang petani menunjukkan hasil panen bantuan benih padi hibrida dari Dinas TPH Provinsi Sulteng di Kota Palu, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)
  • Trie: Target Produksi Padi 1,190 Juta Ton

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulteng, Trie Iriany Lamakampali, mengungkapkan daerahnya akan panen raya padi pada Maret-April. Ada lima kabupaten disebut menjadi menjadi lumbung produksi padi di wilayah Sulawesi Tengah yaitu Sigi, Parigi Moutong, Poso, Tolitoli, dan Banggai.

“Panen raya padi posisi Maret-April, luasannya besar-besaran. Tapi sebenarnya kalau berbicara produksi padi, Sulawesi Tengah setiap bulan ada panen karena musim tanam kita ada dua yaitu musim barat dan musim timur. Jadi kalau wilayah barat tidak ada hujan, berarti wilayah timur yang ditanami. Sebaliknya, kalau wilayah timur tidak hujan, maka wilayah barat yang menguntungkan ditanami karena kondisi iklim mendukung,” ungkap Trie kepada Metrosulawesi, Selasa, 9 Maret 2021.

Dia menyebut produktivitas lahan sawah di Sulteng bisa menghasilkan 4,5 sampai 4,6 ton per hektare. Dirata-ratakan dalam sebulan daerahnya mampu mengumpulkan produksi padi minimal 100 ton. Dari hasil tersebut menurutnya Sulawesi Tengah tak harus mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan daerah.

“Tapi kami juga orang pemerintah, sulit juga, tentu ada pertimbangan lain dari pemerintah pusat mengapa diperlukan untuk impor. Mungkin ada pertimbangan lain menyangkut stok untuk enam bulan harus aman, mungkin begitu,” ucap Trie.

Trie menjelaskan untuk impor beras yang dilakukan Bulog karena tidak mampu bersaing dengan harga pedagang (pengepul) membeli hasil produksi padi petani. Dampaknya, Bulog kewalahan menyiapkan pasokan stok beras sehingga melakukan impor.

“Bulog dalam kaitan penyerapan beras lokal kita kadang sulit bersaing berkaitan daya beli. Bulog kalah harganya dibanding pedagang akhirnya untuk kesiapan stok di gudang terganggu karena tidak mampu membeli beras masyarakat. Masyarakat maunya kan harga bagus,” jelas Trie.

Dikatakan, untuk target luas tanam padi sepanjang tahun 2021 telah ditetapkan mencapai 261.675 hektare. Dengan luas tanam tersebut produksi padi dalam tahun ini sebanyak 1.190.865 ton. Trie tetap optimis target produksi tersebut dapat tercapai apabila cuaca mendukung.

“Tapi mudah-mudahan juga Covid ini cepat selesai karena biar cuaca mendukung keuangan masyarakat masih menurun,” tandas Trie.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas