Ketua DPC Demokrat Tolitoli, Moh Nurmansyah Bantilan. (Foto: Istimewa)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD), Kabupaten Tolitoli Moh Nurmansyah Bantilan menegaskan tetap berada dibarisan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono( AHY). Meskipun ada Kongres Luar Biasa (KLB) oleh kelompok Moeldoko di Sumatera Utara, Nurmanyah Bantilan tetap setia dan loyal kepada AHY.

Degan adanya KLB, menurut Nurmansyah justru menambah kewaspadaan serta lebih hati-hati dan makin intens melakukan komunikasi juga koordinasi sesama kader maupun pengurus Demokrat di Tolitoli dan Demokrat Sulawesi Tengah.

“Kita tau bersama bahwa kepemimpin ketua umum AHY adalah kepemimpinan yang sah, melalui kongres V tahun 2020 dan telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI. Dengan ini saya tegaskan, pelaksanaan KLB itu abal-abal dan inkonstitusional serta dilakukan secara paksa. Karena itu wajib bagi negara untuk menindak tegas secara hukum,” kata Nurmansyah Bantilan belum lama ini.

Dia tau ada beberapa kader partai dari Tolitoli ikut menghadiri KLB di Sumut. Mereka sudah jelas akan dikenakan sangsi, karena mereka saling membantu bekerjasama dalam konspirasi kejahatan yang implikasi nya merusak tatanan dan iklim berdemokrasi negara Indonesia.

“Kami yakin, usaha mereka akan berakhir dengan kegagalan, semua hal telah diantisipasi. Selaku ketua DPC PD saya tegaskan bahwa kebenaran itu tidak akan pernah mati, pada saatnya akan terbuka menjadi terang benderang dan AHY lah sebagai Ketum yang sah,” tegasnya.

Reporter: Aco Amir

Ayo tulis komentar cerdas