Home Donggala

Kadis Sesalkan Bentor Sampah Dipakai Angkut Pasir

26
Hermanto. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Ancam Tarik dari Kelurahan

Donggala, Metrosulawesi.id – Kadis Lingkungan Hidup Donggala Hermanto mengaku kesal dengan kinerja sembilan kelurahan yang ada di ibu kota Donggala tepatnya Kecamatan Banawa. Kekesalan itu akibat tidak konsistennya para Lurah dalam persoalan kebersihan kota.

Belum lagi jika sampah berserakan di setiap sudut Kota, sontak warga langsung menuding DLH tidak bekerja.

“DLH tugasnya bukan hanya urus sampah, saya kecewa dengan para Lurah yang tidak konsisten dalam penanganan sampah,” katanya ditemui di kantornya, Rabu (3/3/2021).

Mantan sekretaris Dinas Dukcapil ini menjelaskan berupaya bagaimana menata perkotaan Donggala menjadi bersih bebas dari sampah dan tidak berserakan di pinggir jalan.

Olehnya untuk menunjang hal tersebut ada program DLH memberikan bantuan motor roda 3 (bentor) kepada sembilan kelurahan yang ada di ibu kota Donggala, tepatnya sembilan kelurahan di kecamatan Banawa. Tujuannya bentor itu digunakan mengangkut sampah di setiap kelurahan masing-masing.

“Mereka para lurah meminta fasilitas pengangkut sampah, dan saya aminkan permintaan itu, hasilnya setahun lalu (12 Agustus 2020) kendaraan roda tiga (bentor) sudah mereka terima, tapi yang saya sesali bentor itu beralih fungsi, bukan baangkat sampah, tapi dipake bamuat kelapa, muat orang, dan muat pasir, saya akan tarik itu motor bentor,” sebutnya.

“Dari sembilan kelurahan, hanya kelurahan Maleni dan Kelurahan Labuan Bajo yang konsisten bentor digunakan muat sampah,” jelasnya.

Ditambahkannya pada saat rapat bersama dengan para Lurah di Rujab Sekda disepakati Bentor itu sudah jelas peruntukannya, dan biaya operasionalnya ditanggung masing-masing lurah.

“Penggelolan sampah harus ada kerjasama dan kesadaran masyarakat, karena sampah yang diangkut adalah kotoran kita, nah itu fungsinya bentor mengangkut sampah di setiap kelurahan, biaya operasionalnya ditanggung masing-masing kelurahan,” tuturnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas