Home Donggala

Jumlah Guru, ASN dan TNI/Polri Dibatasi

16
Muzakir Ladoali. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Vaksinasi Tahap II

Donggala, Metrosulawesi.id – Setelah melakukan vaksinasi tahap pertama yang ditujukan ke tenaga kesehatan, kini Dinkes Donggala telah mempersiapkan vaksinasi tahap kedua yang akan ditujukan kepada ASN, TNI-Polri, guru, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Hanya saja vaksinasi di tahap kedua terkendala kuota atau jatah yang diberikan kementerian kesehatan sangat terbatas.

“Untuk tahap kedua berdasarkan edaran kemenkes kita hanya diberikan jatah 1.347 orang untuk divaksin,” kata Kadis Kesehatan Donggala, Muzakir Ladoali, belum lama ini.

Dijelaskannya, dari 1.347 itu diperuntukan bagi ASN, guru, TNI Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan saat sekarang Dinkes sedang melakukan pendataan kemudian setelah melakukan pendataan baru bisa diketahui jumlah yang akan divaksinasi menyesuaikan dengan jatah yang diberikan sebanyak 1.347 orang.

“Jumlah vaksin terbatas hanya 1.347 orang, guru saja di kabupaten donggala mencapai 4000-an, mungkin kita kasi jatah 100 orang saja yang divaksin, atau keterwakilan saja, Polri data yang masuk sudah 500 orang, mungkin hanya kita beri 40 orang saja,” sebutnya.

“Begitu juga dengan ASN yang mencapai 5000-an, untuk memenuhi kuota yang kita vaksin hanya Kadis, Kasubag Eselon 3-4, tugas kami hanya pendataan dulu kemudian rapat koordinasi kabupaten, untuk menentukan siapa yang berhak divaksin sesuai dengan jumlah kuota terbatas, diupayakan maret selesai pelaksanaan vaksin bagi 1.347 orang,” jelasnya.

Mantan kadis BLHD ini menambahkan proses vaksinasi sekarang ini sedikit berbeda, khususnya  dalam proses pendaftaran, sebab warga yang akan divaksin terkoneksi dengan sistem Kementerian Kesehatan.

“Sebelum divaksin data warga sesuai KTP by name by addres masuk di link Kemenkes, kemudian terdaftar di kementerian kesehatan, jika ini terpenuhi baru bisa divaksin, kami upayakan Maret selesai,” tutur Muzakir yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon di Pilkada 2024 mendatang.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas