Home Ekonomi

Bank Mandiri Garap Pembiayaan Sektor Pertanian

18
PT Bank Mandiri Persero Tbk KCP Palu Basuki Rahmat melakukan pertemuan dengan pemerintah Kabupaten Sigi guna membahas program pemulihan ekonomi khususnya pembiayaan sektor pertanian. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Palu saat ini mendukung penuh pemulihan ekonomi masyarakat dengan menggarap program pembiayaan di sektor pertanian khususnya tanaman jagung yang ada di wilayah Kabupaten Sigi.

Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Palu Basuki Rahmat, Dwi Retnani Wijotohardjo menjelaskan hal itu dijalankan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional melaui sektor Agribisnis. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui pertanian Jagung.

“Di mana pengembangan sektor pertanian di daerah Sigi menjadi sasaran kami. Pembiayaan ini memakai fasilitas kredit usaha rakyat (KUR). Tapi sistemnya yang kita terapkan berkelompok dan kebetulan kami sudah sosialisasi dengan para petani,” jelasnya, pada pertemuan dengan para Trader dan Petani di desa Mantikole yang dihadiri juga oleh anggota DPD RI asal Sulteng Dr Abdul Rachman Thaha SH, MH, Bupati Sigi Moh Irwan S.Sos dan instansi terkait, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan PT. JAPFA dan trader atau selaku pedagang yang aktivitasnya membeli dan menjual. Menurutnya, hasil sumber daya alam di wilayah tersebut begitu sangat potensial dikembangkan.

“Sistemnya juga tanpa jaminan dan harus berdasarkan rekomendasi trader dari hasil pembayaran, jadi memang para petani yang betul-betul lagi tanam jagung,” ucap Dwi Retnani Wijotohardjo.

Ia mengungkapkan bahwa besaran dana yang akan diberikan di program ini maksimal senilai Rp9 juta per hektar. Sedangkan, ia menyampaikan untuk bunga kredit cukup rendah kurang lebih hanya sekitar 0,3% per bulan.

“Kami baru mengusulkan target kuota realisasi pembiayaan kredit ini sebesar Rp27 miliar. Kalau hitungan luas lahan jagung keseluruhan hampir 3 ribu hektar,” ungkapnya.

Ia menambahkan pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam hal ini juga sangat merespon positif adanya program yang ditawarkan oleh pihak Bank Mandiri Persero) Tbk.

Palu, Metrosulawesi – PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Palu saat ini mendukung penuh pemulihan ekonomi masyarakat dengan menggarap program pembiayaan di sektor pertanian khususnya tanaman jagung yang ada di wilayah Kabupaten Sigi.

Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Palu Basuki Rahmat, Dwi Retnani Wijotohardjo menjelaskan hal itu dijalankan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional melaui sektor Agribisnis. Program ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui pertanian Jagung.

“Di mana pengembangan sektor pertanian di daerah Sigi menjadi sasaran kami. Pembiayaan ini memakai fasilitas kredit usaha rakyat (KUR). Tapi sistemnya yang kita terapkan berkelompok dan kebetulan kami sudah sosialisasi dengan para petani,” jelasnya, pada pertemuan dengan para Trader dan Petani di desa Mantikole yang dihadiri juga oleh anggota DPD RI asal Sulteng Dr Abdul Rachman Thaha SH, MH, Bupati Sigi Moh Irwan S.Sos dan instansi terkait, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan PT. JAPFA dan trader atau selaku pedagang yang aktivitasnya membeli dan menjual. Menurutnya, hasil sumber daya alam di wilayah tersebut begitu sangat potensial dikembangkan.

“Sistemnya juga tanpa jaminan dan harus berdasarkan rekomendasi trader dari hasil pembayaran, jadi memang para petani yang betul-betul lagi tanam jagung,” ucap Dwi Retnani Wijotohardjo.

Ia mengungkapkan bahwa besaran dana yang akan diberikan di program ini maksimal senilai Rp9 juta per hektar. Sedangkan, ia menyampaikan untuk bunga kredit cukup rendah kurang lebih hanya sekitar 0,3% per bulan.

“Kami baru mengusulkan target kuota realisasi pembiayaan kredit ini sebesar Rp27 miliar. Kalau hitungan luas lahan jagung keseluruhan hampir 3 ribu hektar,” ungkapnya.

Ia menambahkan pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam hal ini juga sangat merespon positif adanya program yang ditawarkan oleh pihak Bank Mandiri Persero) Tbk.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas