Home Palu

Wawali Minta Percepatan Vaksinasi Bagi Guru

15
KOORDINASI - Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny Lamadjido saat berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi soal vaksin bagi tenaga pendidik atau Guru di Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Yusuf Bj)

Palu, Metrosulawesi.id – Usai mengikuti Apel perdana di halaman Kantor Wali Kota Palu, Senin, 1 Maret 2021, Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny Lamadjido langsung memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi untuk berkoordinasi soal percepatan vaksinasi bagi guru di Kota Palu.

“Pak Wali Kota menginginkan segera  melakukan vaksinasi bagi guru dan juga ASN. Kenapa  Pak Wali  Kota ingin seperti itu, jika vaksinasi sudah dilakukan bagi guru dan ASN dengan berbagai syaratnya, maka pembelajaran tatap muka  sudah bisa dilaksanakan di Kota Palu,” ungkap Wawali Palu, dr. Reny yang  ditemui usai apel.

Namun, kata dr. Reny dirinnya bersama Wali Kota Palu akan turun ke sekolah-sekolah melihat kesiapannya menghadapi pembelajaran tatap muka.

“Karena kita berharap Covid-19 berakhir. Insyaallah, nanti kalau secara epidemiologis vaksinasi ini bisa dilaksanakan 70 persen terhadap masyarakat head immunity, kita berharap Kota Palu bisa terbebas dari Covid-19,” jelasnya.

dr. Reny juga meminta kepada masyarakat Kota Palu tetap mentaati protokol kesehatan usai vaksinasi.

“Termasuk di sekolah. Kami ingin kesiapan betul-betul pihak sekolah, murid, orang tua murid terkait pembelajaran tatap muka ini. Dan sosialisasi kepada mereka pun harus intens dilakukan,” jelasnya.

“Yang pasti vaksinasi  itu akan kami lakukan sesuai dengan kriteria-kriteria epidemologinya. Karena untuk menjalani vaksinasi Covid-19 ini tidak boleh terlepas dari epidemilogi,” jelasnya lagi.

 dr. Reny mengungkapkan, kurang lebih Kota Palu membutuhkan 6.000 vaksin bagi guru.

”Tadi laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, ada 3.000 guru. Berarti vaksin yang kita butuhkan kurang lebih 6.000,” ungkapnya.

“Dan itu sudah siap di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Sulteng, dan hal ini sudah saya sampaikan kepada  Kepala Bidang Farmasi. Dan ini juga pemerintah  Bapak Gubernur  waktu saya dilantik, untuk secepatnya memberikan vaksin, karena vaksin di provinsi sudah siap,” ungkapnya lagi.

dr. Reny mengungkapkan, vaksinasi bagi guru itu akan dilakukan bertahap, karena pihaknya  juga melihat  kesiapan  sekolah.

“Ini tugas berat bagi Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu,  karena saya dengan Pak Wali Kota akan turun langsung melihat ke  lapangan,  bagaimana  kesiapan sekolah itu. Karena jangan sampai sekolah itu tidak siap,” katanya.

dr. Reny mengatakan, vaksinasi bagi guru ini akan dilakukan minimal 90 persen vaksinasi terhadap tenaga medis telah dilakukan.

“Sebenarnya kalau sudah mencapai 70 persen vaksinasi bagi guru, kami berharap tercipta head immunity. Kenapa kita  tidak mau 100 persen, karena banyak hal yang menghambat, atau kontra indikasi. Misalnya orang tersebut ada penyakit bawaan  seperti diabetes  dan lainnya,” jelasnya.

“Dan memang pelayanan vaksinasi ini harus  di Puskesmas, karena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sinergitas antar sektor sudah pasti, makanya tadi  saya langsung koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Pendidikan, agar kita bisa  langsung action,” tegasnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas