Home Sigi

Sigi Fokus Tiga Program, Tolitoli Cegah Banjir

18
SIAP BEKERJA - Bupati Sigi, Mohamad Irwan dan wakilnya Samuel Y Pongi seusai dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)
  • 100 Hari Kerja Kepala Daerah

Sigi, Metrosulawesi.id – Bupati Sigi, Mohamad Irwan dan wakilnya Samuel Y Pongi akan fokus pada tiga program dalam rencana 100 hari kerja usai dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021. Sedangkan Bupati Tolitoli Amran H Yahya dan wakilnya Mohammad Besar Bantilan akan fokus menangani banjir.

Bupati Sigi dan wakilnya akan fokus pada penataan aparatur, penguatan data dan tata kelola keuangan.

“Dalam waktu dekat ini, minggu pertama, saya bersama wakil bupati akan melakukan rapat koordinasi bersama para OPD terkait tiga program dalam rencana 100 hari kerja,” kata Mohamad Irwan kepada wartawan usai menyampaikan pidato politiknya di gedung DPRD Sigi, Jumat, 26 Februari 2021 malam.

Bupati dua periode itu menjelaskan, penataan aparatur akan kembali dibenahi meskipun pada periode awal telah dilakukan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, pekerjaan kantor dilakukan dengan sistem shift.

“Ditengah Covid-19 ini banyak juga yang tidak aktif. Untuk itu kerja dengan sistem shif ini akan kami maksimalkan,” katanya.

Mohamad Irwan juga mengatakan akan selalu memperbarui data, seperti data kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Begitu juga dengan tata kelola keuangan dan aset.

“Tata kelola keuangan penekanannya yakni penguatan keuangan terkait dengan pengelolaan keuangan dan aset. Demikian penguatan data yang telah ada sejak awal saya menjabat diperiode pertama, kali ini akan di update setiap saat, seperti data kemiskinan, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi menambahkan, akan terus berkoordinasi kepada OPD dalam penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam 100 hari kerja ke depan, dan melaporkan hasil akhirnya kepada Bupati.

“Tentu kerjasama bisa dilakukan dengan baik, jika kita memiliki data,” katanya.

Dijelaskannya, dengan basis data akan lebih memudahkan bupati untuk berkoordinasi dalam penganggaran ke daerah kita. Seperti pada pembenahan infrastruktur, pertanian dan lainnya.

“Jadi update data ini menjadi penting untuk RPJMD ke depan,” tutupnya.

Sementara itu, diwawancara terpisah Bupati Tolitoli Amran H Yahya dan wakilnya Mohammad Besar Bantilan usai dilantik dan diambil sumpah jabatan menyatakan, salah satu program andalan yang menjadi skala prioritas akan dilakukan Amanah Besar dalam 100 hari kerja adalah pencegahan banjir.

Hal tersebut dilakukan karena Kabupaten Tolitoli memasuki musim penghujan dan biasanya jika hujan deras turun dalam waktu beberapa jam saja,akan terjadi genangan air di beberapa titik ruas jalan bahkan air masuk kedalam rumah warga.

“Salah satu prioritas kami itu pencegahan banjir. Dalam 100 hari, kita akan kerahkan dinas-dinas untuk kerja bakti. Semua truk milik  pemda maupun swasta akan kami kerahkan untuk di libatkan dalam pencegahan banjir karena Tolitoli sekarang sedang musim hujan,” jelasnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi, Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas