Home Donggala

Gubernur Setuju Pendaratan Ikan Diserahkan

16
MINTA ASET - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menerima audiensi Bupati Donggala Kasman Lassa bersama jajarannya di ruangan kerja gubernur, Senin 1 Maret 2021. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Tanah serta bangunan pendaratan ikan di Labuhan Bajo, Kabupaten Donggala merupakan aset Pemerintah Provinsi Sulteng. Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menyetujui aset itu diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Donggala, namun harus melalui kajian terlebih dahulu.

Gubernur mengatakan itu dalam pertemuan dengan Bupati Donggala Kasman Lassa, Ketua DPRD Donggala Moh. Yasin, dan Sekda Kabupaten Donggala, Senin 1 Maret 2021.

Dalam pertemuan itu Bupati Kasman Lassa menyampaikan permohonan permintaan beberapa aset Pemerintah Provinsi Sulteng di Kabupaten Donggala serahkan ke Pemerintah Kabupaten Donggala.

Selain tanah dan bangunan pendaratan ikan di Labuhan Bajo, ada tiga aset lainnya yang diminta oleh Pemerintah Kabupaten Donggala. Yakni aset tanah provinsi di Alindau, Kecamatan Sindue seluas 3 Ha yang direncanakan akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas perikanan.

Aset tanah di Desa Labuan, Salombuna seluas 8 Ha yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan UPT BLK oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Aset tanah provinsi ex pembangunan pabrik minyak kelapa.

Gubernur Longki merespon baik permohonan tersebut.

”Saya sangat menyetujui kecuali aset Pendaratan Ikan karena perlu kajian karena ada beberapa aset pemerintah pusat di lokasi tanah tersebut,” kata Gubernur.

Dia menambahkan pelaksanaan hibah aset itu nanti akan disampaikan kepada DPRD Provinsi Sulteng untuk meminta persetujuannya.

”Semoga dapat disetujui tetapi sepanjang dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pembangunan saya pikir tidak ada masalah,” kata Gubernur.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas