Home Ekonomi

Potensi Pertanian Jadi Basis Ekonomi Warga

19
Wabup Sigi, Samuel Y Pongi melakukan penanaman perdana jagung, program Lapas Kelas IIA Palu, di Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Sabtu, 27 Februari 2021. (Foto: Istimewa)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menjadikan potensi pertanian yang dimiliki daerah itu, sebagai basis kekuatan pembangunan ekonomi warga dalam program ekonomi kerakyatan.

“Perhatian kami hidupkan masyarakat dari potensi pertanian,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Y Pongi di Sigi saat menyampaikan sambutan pada acara penanaman perdana jagung, program Lapas Kelas IIA Palu, di Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Sabtu, 27 Februari 2021.

Mantan Kadis Koperasi dan UMKM itu mengatakan, Sigi mempunyai potensi pertanian yang sangat melimpah, sehingga akan dimanfaatkan sebaik mungkin, agar pertanian memberikan efek yang maksimal kepada ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan dirinya bersama Bupati Mohamad Irwan akan memberikan perhatian penuh dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat lewat pemanfaatan dan pengembangan potensi pertanian.

” Hal ini sejalan dengan visi yang diusung dalam pembangunan jangka menengah yakni “Sigi yang Berdaya Saing, Berbasis Agrobisnis,” ujarnya.

“Kita akan hidup dari pertanian, karena pertanian lah sumber penghidupan yang berkelanjutan,” tambah Samuel.

Pemkab Sigi, kata dia, akan memberikan dukungan penuh pada pengelolaan dan pengembangan sektor pertanian, mulai dari pembukaan lahan pertanian baru, penyediaan alat mesin pertanian, benih dan pupuk, serta pendanaan.

“Untuk pendanaan salah satu skema yang dilakukan atau ditempuh yakni skema KUR, maka dalam waktu dekat ini saya akan membahas hal ini dengan pihak perbankan,” tegasnya.

Kata dia, Pemkab Sigi akan menaruh dana program pada sektor pertanian di bank-bank yang memiliki program KUR, sebagai bentuk jaminan dan komitmen untuk memberikan pendanaan kepada petani.

“Masyarakat bisa mendapat pendanaan dari sektor perbankan, Pemda yang akan membayar bunga KUR,” tutupnya.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas