Home Sulteng

Pelaku Perjalanan Tetap Wajib Patuhi Prokes

15
Sumarno. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Saat ini, akses keluar-masuk Kota Palu meniadakan pemeriksaan hasil rapid antigen/swab test PCR dan surat keterangan berbadan sehat. Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, Sumarno, mengigatkan pelaku perjalanan wajib tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Protokol kesehatan wajib selalu dipatuhi, tidak bisa dinggalkan,” ungkap Sumarno, Minggu, 28 Februari 2021.

Dia mengatakan prokes merupakan keharusan bagi pelaku perjalanan baik darat, udara, maupun laut. Personel Dishub disebut tetap memantau ketaatan penumpang angkutan umum dalam menerapkan prokes mulai dari masker dan menjaga jarak.

Sebelumnya diberitakan, terkait kembali diadakannya mudik gratis oleh Dishub Provinsi Sulteng, dipastikan akan mensyaratkan penerapan prokes secara ketat, salah satunya wajib memakai masker. Namun untuk syarat melakukan rapid antibodi atau rapid antigen tergantung aturan yang berlaku saat pelaksanaan mudik gratis.

Mudik gratis yang akan dilaksanakan tahun ini dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Natal Tahun Baru. Diketahui, mudik gratis Dishub Provinsi Sulteng sempat ditiadakan pada 2020 dampak merebaknya pandemi Covid-19.

“Tahun ini kembali kita laksanakan mudik gratis pada Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Natal-Tahun Baru,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Rabu, 24 Februari 2021.

Dia menjelaskan mudik gratis diputuskan kembali diadakan setelah mengamati situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang mulai menurun di daerah ini. Selain itu, meningkatnya kesadaran dan ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 menjadi pertimbangan utama.

“Karena kita melihat kondisi Covid-19, terutama juga sudah mulai ada vaksin,” jelas Sumarno.

Mudik gratis 2021 dipastikan tetap diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan  pelajar/mahasiswa yang ingin pulang ke kampung halaman merayakan Idul Fitri-Hari Natal. Tujuan mudik gratis kali ini masih antar kabupaten kota dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kita berharap dengan kembali ada mudik gratis bisa meringankan beban masyarakat. Kita bagian dari pelayanan, minimal sebagian masyarakat terbantu, kalau semuanya tidak mungkin. Hanya yang betul-betul membutuhkan saja, itulah sasaran kita dalam program mudik gratis,” tandas Sumarno.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas