Home Banggai Laut

Masa Penahanan Tersangka Wenny Bukamo Diperpanjang

22
TERSANDUNG SUAP - Bupati Banggai Laut nonaktif Wenny Bukamo dan rekannya pada saat akan menjalani proses pemeriksaan di KPK. Sebagian berkasnya sudah dilimpahkan, sedangkan sebagian lagi masih dalam proses penyidikan di KPK. (Foto: Ist/ Dok)
  • Dimohonkan KPK, Guna Kepentingan Pemeriksaan yang Belum Tuntas

Palu, Metrosulawesi.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, kembali melakukan perpanjangan masa penahanan terhadap tersangka mantan Bupati Banggai Laut (Balut) Wenny Bokamo beserta dua tersangka lagi dengan memohonkan penetapan melalui Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA/PHI/Tipikor Palu, medio akhir pekan kemarin.

Mantan Bupati Balut  Wenny Bukamo dan beberapa tersangka lagi, yakni Hengky Thiono dan Recky Suhartono Godiman,  merupakan tiga dari enam tersangka kasus dugaan suap terkait paket pekerjaan diganti dengan biaya pilkada, hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK RI, tahun 2020 lalu. Sedangkan tiga tersangka lainya saat ini telahmenjalani proses persidangan di PN Kelas IA/PHI/Tipikor Palu.

Perpanjangan masa penahanan bagi Wenny Bukamo , serta duatersangka lagi, dilakukan mengingat masah penahanan para tersangka untuk yang pertama, sudah hampir habis.

“Penyidik KPK memperpanjang masa penahanan bagi tersangka Wenny Bokamo, Hengky Thiono dan Recky Suhartono Godiman selama 30 hari,” kata Humas Pengadilan Negeri Klas 1 A PHI/Tipikor/Palu, Zaufi Amri ditemui Jumat 26 Februari 2021.

Zaufi mengatakan, perpanjangan penahanan ke tiga tersangka dimohonkan untuk merampungkan proses penyidikan .  Karena adanya permintaan dari KPK RI, kemudian Ketua PN Kelas IA/PHI/Tipikor mengeluarkan penetapan perpanjangan  masa penahanan tersebut. “Jadi penetapan  yang dikeluar ini adalah yang kedua, karena masa penahanan yang pertama sudah mau habis,” sebutnya.

Perpanjangan masa penahanan para tersangka, ditetapkan dengan nomor berbeda. Untuk tersangka Wenny Bukamo, ditetapkan dengan Nomor 5/Pen Pid.Sus/TPK/2021/PN Pal. Tersangka Hengky Thiono dikeluarkan dengan nomor  6/Pen Pid.Sus/TPK/2021/PN Palu , sedangkan tersangka Recky Suhartono Godiman dikeluarkan dengan Nomor 7/Pen Pid.Sus/TPK/2021/PN Palu.

“Berdasarkan penetapan Ketua PN Palu yang kedua, perpanjangan masa tahanan para tersangka terhitung mulai Jumat 5 Maret sampai dengan Sabtu 3 Mei di rumah tahanan Negara, Polda Metro Jaya. Permintaan untuk memperpanjang waktu penahanan guna kepentingan pemeriksaan yang belum selesai terhadap para tersangka,” sebutnya.

Dalam kasus ini, Wenny Bokamo diduga menerima suap Rp2,2 miliar sebagai kompensasi atas diterimanya paket proyek oleh tiga pengusaha, Hedy Thiono (Komisaris PT Bangun Bangkep Persada), Andreas Hongkiriwang (Direktur PT Andronika Putra Delta) dan Djufri Katili (Direktur PT. Antarnusa Karyatama Mandiri), kasusnya telah bergulir dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1 A PHI/Tipikor/Palu.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas