Home Nasional

Dikbud Palu Dukung Rencana PTM di Juli

17
Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Rencana pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Juli mendatang. Menanggapi persoalan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, menyambut baik rencana tersebut. 

“Untuk menghadapi rencana pembelajaran tatap muka sehingga implementasinya berjalan dengan baik maka ada beberapa tahap yang harus dilalui dan dipenuhi. Di antaranya tahapan pemberian vaksinasi kepada seluruh pendidik (guru) dan tenaga kependidikan,” kata Ansyar, di Palu, belum lama ini. 

Selain lain itu, kata Ansyar, tahapan penetapan protokol pendidikan berbasis protokol kesehatan merupakan langkah yang tepat, agar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dapat diimplementasikan dengan baik.

“Mudah-mudahan dengan vaksinansi ini mampu mengurangi terpaparnya Covid-19, di sisi lain kami tetap akan menyiapkan juga protokol pendidikan berbasis prokes untuk diimpelmentasikan di setiap sekolah sebelum pelaksanaan tatap muka benar-benar dilakukan,” ungkapnya.

Bahkan sebelumnya, Ansyar mengaku telah mengkonsultasikan hal tersebut kepada Wali Kota Palu untuk kebijakan pembukaan sekolah. Sebab berdasarkan SKB 4 menteri, hal itu wewenang Pemda untuk melaksanakan atau tidak.

“Olehnya itu saya mengimbau kesiapan pihak sekolah dan orangtua dalam berkomitmen menjalankan prokes tersebut,” katanya.

Ansyar berharap, para kepsek, guru, agar bersedia di vaksin. Selain itu untuk orang tua siswa juga harus mempersiapkan diri agar dalam aktivitasnya sehari-hari selalu menerapkan prokes ketat untuk menyambut pelaksanaan tatap muka nantinya.

Sebelumnya, Ansyar Sutiadi, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD, Yabidi kembali melakukan monitoring dan eveluasi (monev) di beberapa sekolah di Palu. Monev kali ini terkait program digitalisasi sekolah.  

“Belum lama ini saya monev di tiga sekolah yakni SDN Donggala Kodi, SD Alkhairaat 1 Palu, dan SD Bina Insan. Selain memastikan program digitalisasi sekolah, saya juga melihat pengadaan dan pemanfaatan Kelas Digital,” kata Ansyar, di Palu, beberapa waktu lalu.

Ansyar mengapresiasi para kepala sekolah yang telah berhasil dalam memanfaatkan bantuan Kemendikbud RI dalam pemanfaatan pengadaan Kelas Digital. Olehnya itu dia berharap hal itu juga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di setiap sekolah.

“Alhamdulillah bantuan fasilitas pengadaan Kelas Digital sudah dimanfaatkan oleh para pendidik dan tenaga kependidikan, dalam hal pemanfaatan akun pembelajaran yang dikucurkan Kemendikbud RI, ini perdana bagi mereka menggunakan Kelas Digital,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas