Home Olahraga

AFP Sulteng Agendakan Kursus Pelatih Level AFC

21
ILUSTRASI - Futsal. (Foto: Ist/ bola.com)

Palu, Metrosulawesi.id – Kursus wasit level nasional digelar di Sulawesi Tengah. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang wasit. National Level Refereeing Course level 1 ini, direncanakan digelar 4 – 9 April 2021 mendatang.

Jika pelatihan wasit ini terlaksana, maka ini merupakan kali pertama sejak pengurus futsal Sulteng berdiri  menggelar kursus berlevel AFC. Saat ini, pengurus AFP Sulteng masih menunggu persetujuan dan surat rekomendasi dari Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi Sulteng,  Syamsuddin, menjelaskan  pelaksanaan kursus pelatih futsal AFC level 1 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan level para pelatih futsal khususnya yang ada di Sulawesi Tengah.

“Saat ini, Sulawesi Tengah memiliki 17 pelatih futsal berlevel nasional,” ucapnya.

“Jadi kita lakukan kursus ini untuk meningkatkan level para pelatih tersebut. Itu harus diikuti pelatih yang ingin terus mengembangkan karirnya di bidang kepelatihan futsal,” jelas Syamsuddin.

Syamsuddin, juga mengatakan,  peningkatan level lisensi pelatih futsal tersebut sangat dibutuhkan. Mengingat, pelatih yang menangani klub yang lolos ke babak 34 besar Liga Futsal Nusantara (LFN) harus mengantongi lisensi minimal level AFC level 1. Demikian halnya untuk menangani tim Pekan Olahraga Nasional (PON) dan turnamen berlevel nasional maupun internasional.      

“Saat ini Sulteng telah memiliki satu orang pelatih futsal berlevel AFC level 1 yakni Andi Rusdin,” tegasnya.

Namun, lanjut Syamsuddin, untuk menggelar kegiatan tersebut, AFP Sulteng masih menunggu persetujuan dari Federasi Futsal Indonesia (FFI).Surat permintaan rekomendasi sendiri telah dikirim ke FFI pekan lalu.

“Kita masih menunggu surat rekomendasi dari FFI. Karena harus ada persetujuan dulu baru kita buat kegiatan. Kita tentunya berharap permintaan ini disetujui seperti halnya Kursus Wasit Futsal Level Nasional beberapa waktu lalu,” ungkapnya. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas