Home Ekonomi

Sekali Mendulang Bisa Dapat Satu Gram Emas

23
Risna. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)
  • Kisah Perempuan Pendulang Lolos Dari Maut

SATU dari lima lubang di kawasan tambang emas ilegal Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong seketika jadi ‘kuburan’ maut. Enam orang pendulang meregang nyawa di dalamnya, 16 luka dan empat orang harus dirawat karena tertimbun material longsoran bekas galian alat berat.

Salah satunya adalah Risna (30). Risna salah korban selamat dan saksi mata setelah ikut mendulang di hari naas, Rabu petang, 24 Februari 2021.

Risna masih bisa selamat lantaran saat kejadian dia sudah berada di bibir lubang. Dia baru saja beranjak dari lubang sebelum material tanah dan bebatuan merangsek ke lubang sedalam 15 meter itu.

“Saya ikut mendulang karena susah dapat ikan untuk menjual di musim barat,” kata Risna dengan mata berbinar.

Risna berteriak-teriak meminta tolong kepada warga setelah melihat lubang tertutup material longsoran dan menutup lubang saat beberapa pendulang masih beraktifitas.

Beberapa kali mendulang, Risna mengantongi biji emas lebih dari satu gram. “Dijual langsung dengan harga Rp650 ribu hingga Rp700 ribu per gram,” kata Risna.

Saat pendulang masih sepi, harga emas masih di posisi Rp700 ribu per gram. Tetapi setelah pendulang makin banyak harganya mulai turun Rp650 ribu per gram.

Pasca kejadian, tim gabungan langsung melakukan pencarian. Hingga pertama, petugas kepolisian bersama warga sekitar mengevakuasi tiga jenazah dan sejumlah warga yang luka-luka. Kemudian evakuasi dilanjutkan di hari Kamis, tim gabungan Basarnas Palu, BPBD Sulawesi Tengah, Tagana, TNI dan Polri mengevakuasi lagi tiga jenazah.

Sebelumnya, pada Kamis dinihari hingga subuh upaya evakuasi terhambat dengan air dan lumpur yang terus menggenangi lubang. Petugas dan masyarakat kesulitan dengan minimnya peralatan. Sedangkan alat berat sulit bergerak bebas karena khawatir akan terbenam.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Andi Batara Purwacaraka menegaskan, saat ini masih fokus pada pencarian satu orang lagi yang dilaporkan masih hilang.

“Kita fokus cari yang satu orang lagi, itu sesuai protap pencarian selama tujuh hari,” kata Andi Batara.

Selanjutnya, setelah evakuasi selesai, kepolisian akan fokus lagi pada proses hukum.

“Siapapun yang berkaitan dan terlibat dengan aktifitas ilegal ini akan diproses,” kata Andi Batara.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas