Home Sulteng

Pemprov Butuh 400 CPNS, 4.000 PPPK

20
Neng Elly. (Foto: Istimewa)
  • Sudah Diusulkan ke Pemerintah Pusat

Palu, Metrosulawesi.id – Pemprov Sulteng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membeberkan perkembangan usulan kebutuhan penambahan aparatur sipil negara untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2021.

Sekretaris BKD Provinsi Sulteng, Hj Neng Elly, mengungkapkan usul yang telah dimasukkan ke pemerintah pusat untuk CPNS yaitu formasi tenaga kesehatan dan tehnis. Sementara untuk PPPK diusulkan formasi umum, guru, dan tenaga kesehatan.

“Kalau yang untuk CPNS guru belum ada kuota, masih menunggu karena harus berdasarkan DKG (data kebutuhan guru),” ungkap Elly, Jumat, 26 Februari 2021.

Data yang diterima Metrosulawesi, usulan untuk formasi CPNS dari BKD Provinsi Sulteng sebanyak 400 lebih. Sementara untuk formasi PPPK mencapai 4.000 lebih. Usulan tersebut ditetapkan berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Pengusulannya telah dilakukan secara online ke pemerintah pusat sekitar November 2020.

“Jadi sekarang masih menunggu berapa yang akan diberikan kuota untuk kita (Pemprov Sulteng),” tandas Neng Elly.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Donggala di Palu, Supardi, mengungkapkan belum ada jadwal resmi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

“Kami masih menunggu dari pusat karena sampai saat ini belum ada penyampaian ke kita (BKN Donggala di Palu),” ungkap Supardi kepada Metrosulawesi, Senin, 15 Februari 2021.

Dia mengatakan BKN Donggala di Palu tinggal menunggu keputusan dari BKN Pusat di Jakarta. Pihaknya sebagai pelaksana teknis di daerah dikatakan tetap siap menyukseskan rekrutmen CPNS-PPPK.

“Kalau kami BKN Donggala selalu siap kapanpun rekrutmen CPNS dilaksanakan,” ucap Supardi.

Supardi menuturkan BKN Donggala di Palu memiliki sekitar 50 komputer yang terkoneksi dengan internet untuk pelaksanaan tes CAT CPNS. Puluhan komputer tersebut digunakan dalam rekrutmen CPNS sebelumnya.

“Tahun ini mungkin belum ada penambahan komputer di kantor kami, masih 50 unit itu,” tandasnya.

Supardi mengimbau masyarakat agar bersabar menunggu kepastian rekrutmen tersebut sambil menyiapkan dokumen yang diperlukan bagi yang berminat mendaftar menjadi CPNS atau PPPK.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas