PENINJAUAN - Direktur Pembinaan SD Ditjen Paud Dikdasmen Kemendikbud RI, Sri Wahyuningsih, didampingi Kepala Disdikbud Palu, Ansyar Sutiadi, saat meninjau sejumlah sekolah di Kota Palu, Jumat, 26 Februari 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mendampingi Direktur Pembinaan SD Ditjen Paud Dikdasmen Kemendikbud RI, Sri Wahyuningsih, , meninjau sejumlah sekolah di Kota Palu.

“Sekolah-sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020, Ibu Direktur ingin meninjau langsung dan sekaligus melihat seperti apa pengelolaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” kata Ansyar, melalui ponselnya, Jumat, 26 Februari 2021.

Selain itu, kata Ansyar, pihaknya juga bersama Direktur Pembinaan SD berkesempatan melihat buku-buku terkait pengelolaan Perpustakaan.

“Sebab ada sebuah pesan Ibu Direktur bahwa kita harus lebih banyak lagi membenahi Perpustakaan sekolah sehingga bisa berfungsi secara maksimal. Bahkan beliau juga memahami bahwa kita kekurangan Pustakawan dalam mengelola Perpustakan sekolah,” ungkapnya.  

Menurut Ansyar, Kemendikbud RI juga berkeinginan agar pendidikan Kota Palu dapat dipersiapkan untuk menyambut pembelajaran tatap muka.

“Karena sesuai arahan Pak Presiden didampingi oleh Mendikbud pada saat pemberian vaksinasi, bahwa diharapkan fokus vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan selesai di Juni, sehingga pada semester genap 2021/2022 pembelajaran tatap muka sudah bisa kita buka,” ujarnya.

Ansyar mengaku, terkait pembelajaran tatap muka pihaknya akan melaporkan kepada Wali Kota Palu, sebab kebijakan pembukaan sekolah kewenangannya ada di Pemerintah Kota Palu.

“Untuk meyakinkan kepada pendidik dan tenaga kependidikan soal vaksinasi, saya siap menjadi orang pertama lingkup Disdikbud Palu untuk mengikuti vaksinasi. Karena program pemerintah ini sangat baik dan harus kita ikuti. Olehnya itu saya berharap para guru dan tenaga kependidikan secara ikhlas untuk divaksin,” katanya.

Kata Ansyar, vaksinasi ini selain dapat melindungi diri pribadi juga sebagai upaya untuk mempercepat pembelajaran tatap muka.

“Yang jelas pemerintah sangat berharap semua guru dan tenaga kependidikan bisa mengikuti vaksinasi, karena semua berkeinginan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secepatnya, mengingat pembelajaran di masa pandemi masih belum berjalan maksimal,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas