Home Hukum & Kriminal

Dua Anggota MIT Tertembak

32
BERI KETERANGAN - Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf, M.A. didampingi Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rahman Baso saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis 25 Februari 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Satgas Baku Tembak dengan MIT di Parimo

Poso, Metrosulawesi.id – Personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya, dari Koopsgabsus TNI, terlibat kontak tembak dengan Kelompok Sipil Bersenjata Poso, Pimpinan Ali kalora, di Kampung Muara, Dusun Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), pada Selasa 23 Februari 2021, sekitar pukul 11.45 WITA.

Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, kepada awak media mebnjelsakan bahwa dalam kontak tembak itu petugas gabungan berhasil menembak dua anggota kelompok MIT Poso, namun keduanya langsung dievekuasi oleh rekan-rekannya.

“Kami mengetahui adanya kelompok itu tertembak, dikarenakan adanya tetesan darah di sekitar lokasi,” ungkapnya.

“Untuk personel tidak ada yang terluka,” tambahnya.

Brigjen TNI Farid Makruf, juga mengatakan bahwa dugaan sementara kelompok tersebut berjumlah tujuh orang dan salah satunya adalah Qatar alias Fares alias Anas, yang saat itu mencoba menyerang petugas dengan melempari bom lontong. Namun, bom lontong yang dilemparkan itu tidak meledak, hingga terjadilah kontak tembak tersebut.

“Dari lokasi petugas menemukan barang bukti berupa sebuah tas ransel, 2 buah solar sel, Beras 1/2 kg, panci, bom lontong, 1 parang, dan pakaian,” ucapnya.

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, juga mengimbau kepada warga agar tidak ada lagi yang membantu atau memberikan sokongan terhadap kelompok MIT Poso tersebut, dan kepada kelompok MIT Poso, diimbau agar segera menyerahkan diri.

“Karena kami akan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT Poso, yang sudah melakukan teror terhadap warga Poso, Sulawesi Tengah khususnya,” tegasnya.

“Kepada warga, jangan lagi takut dengan kelompok tersebut, ada kami TNI dan Polri, yang siap melindungi warga,” tegasnya.

Saat ini personel Satgas Ops Madago Ray, masih terus melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok MIT Poso, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Poso.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas