Home Parigi Moutong

Masih Banyak Nakes di Parimo Belum Divaksin

5
Wulandari Marasobu. (Foto: Istimewa)
  • Sudah Gunakan 1.936 Dosis Vaksin

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Parimo, Wulandari Marasobu menerangkan, bahwa tersisa 744 dosis vaksin dari pelaksanaan vaksinasi pertama di tahap satu.

Penyuntikan vaksin di tahap satu sebanyak 2.680 dosis. Tetapi yang terpakai hanya 1.936 dosis.

“Banyaknya dosis vaksin tersisa, disebabkan ada beberapa tenaga kesehatan (nakes) di Parimo dinyatakan komorbid atau memiliki penyakit bawaan dan ada pula terpantau positif COVID-19, sehingga tidak bisa divaksinasi,” kata Wulandari Marasobu pada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa 23 Februari 2021.

Lanjut dia, Nakes yang positif COVID-19 itu nantinya akan tetap diberikan beberapa dosis vaksin. Akan tetapi, mereka menunggu tiga bulan setelah masa hitungan dari pertama terjangkit virus, sementara Nakes yang komorbid belum bisa divaksin.

“Dan untuk mengetahui reaksi vaksin, tidak perlu menunggu 14 hari, sebab dalam waktu 30 menit kita sudah merasakan hasilnya atau reaksi dari Vaksin tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, untuk pemberian suntikan vaksin untuk lansia syaratnya minimal umur 60 tahun. Tetapi pihaknya belum menjadwalkannya, sebab masih fokus pada Nakes.

“Untuk diketahui juga, bahwa yang ikut vaksinasi kedua tahap satu kemarin Senin 22 Februari 2021, ada 10 orang, di antaranya, Kapolres Parimo, Danlanal, Danramil, Ketua Pengadilan, Dinas kesehatan, organisasi profesi seperti IDI dan organisasi profesi perawat,” tutupnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas