Home Palu

Jumat, Wali Kota Palu dan Wakilnya Dilantik

11
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid - Renny a Lamadjido. (Foto: Istimewa)
  • Pelantikan Kepala Daerah secara Virtual, Hanya Dihadiri 25 Orang

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala daerah pemenang Pilkada 2020 di sejumlah kabupaten dan kota di Sulteng akan segera dilantik. Pelantikan akan dilakukan secara virtual dan dihadiri tidak lebih dari 25 orang.

“Kemendagri telah menetapkan aturan yang cukup ketat berkaitan rencana pelantikan calon Walikota (Wakil Walikota) /Bupati (Wakil Bupati), untuk itu rencana pelantikan akan berlangsung secara virtual di daerah masing-masing,” ujar Kabag Protokol Biro Humas dan Protokol Sulteng, Eddy Nicolas Lesnusa, dalam rapat koordinas bersama Kabag Humas kabupaten/kota, Selasa 23 Februari 2021.

Pelantikan kepala daerah terpilih akan dilakukan dua gelombang. Gelombang pertama akan dilakukan pada Jumat 26 Februari 2021. Pelantikan secara virtual dan pembatasan jumlah yang hadir dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Mekisme pelantikan dan pembatasan itu sesuai edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs. Akmal Malik, M.Si, nomor 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021.

Eddy mengatakan, jumlah kehadiran para pihak secara fisik ke tempat pelantikan di kabupaten/kota paling banyak 25 orang. Jumlah itu sudah termasuk kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilantik, keluarga inti (suami/istri dan anak).

Di Sulteng, Pilkada serentak tahun 2020 delapan kabupaten dan kota, yakni Tolitoli, Sigi, Poso, Touna, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan Kota Palu. Dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Dari total sembilan pilkada itu, yang akan dilantik, yaitu: Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli (Amran H. Yahya – Mohammad Besar Bantilan); Bupati dan wakil Bupati Sigi (Mohammad Irwan Lapatta – Samuel Yansen Pongi); Bupati dan wakil Bupati Poso (Verna Gledies Inkiriwang-Yasin Mangun); Bupati dan wakil Bupati Banggai Laut (Sofyan Kaepa – Ablit); Wali Kota da Wakil Wali Kota Palu (Hadianto Rasyid – Renny a Lamadjido).

Sedangkan untuk Bupati dan Wakil Baupati Tojo Unauna, Morowali Utara belum dilakukan pelantikan. Sebab, kedua daerah itu masih bersengketa di Mahkahmah Konstitusi (MK). Sementara untuk Bupati dan Wakil Bupati Banggai juga belum dilantik karena masa jabatan bupati dan wakil bupati saat ini baru selesai pada bulan Juni.

Begitupun untuk pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sulteng terpilih, juga baru akan dilantik pada Juni mendatang karena masa jabatan gubernur saat ini baru selesai pada Juni 2021 mendatang.

Hingga berita naik cetak belum ada informasi dari Pemprov, nama-nama kepala daerah yang akan dilantik pada Jumat 26 Februari 2021. Informasi yang diperoleh Metrosulawesi Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dan wakilnya dr Reny Lamadjido akan dilantik pada Jumat 26 Februari 2021.

“Sejumlah pegawai di kantor wali kota, sudah mempersiapkan penyambutan wali kota baru pada Jumat itu,” kata sumber koran ini.

Sebelumnya, Kemendagri memastikan bahwa pelantikan terhadap kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak 2020 akan digelar secara virtual. Hal ini mempertimbangkan kondisi Indonesia yang masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Saat ini kami memang memilih rencana pelantikan akan dilakukan secara virtual, bagaimana virtual? Nanti rencananya agar tidak melanggar ketentuan Pasal 64 UU Nomor 10 Tahun 2016 bahwasanya, bupati/wali kota dilantik di ibu kota provinsi. Gubernur yang akan dilantik tetap berada di ibu kota provinsi, sementara bupati/wali kota beserta wakil-wakilnya berada di daerah masing-masing,” ujar Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik dalam sebuah konferensi pers, Rabu 17 Februari lalu.

Akmal menjelaskan, hanya bupati/wali kota yang diperkenankan menghadiri pelantikan secara langsung di ibu kota provinsi. Sementara wakilnya tetap mengikuti secara virtual di daerahnya.

Pelantikan pun harus mematuhi protokol kesehatan. Di mana setiap ruangan hanya diisi 25 orang saja.

“Ini kami lakukan untuk apa? Sesuai dengan semangat mencegah pandemi Covid-19,” kata dia.

Reporter: Elwin Kandabu
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas