Home Politik

F-PKS Sulteng Perjuangkan Insentif Guru Mengaji

22
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Wiwik Jumatul Rofi'ah menerima para guru mengaji, pekan lalu. Dalam pertemuan itu F-PKS menjanjikan akan memperjuangkan insentif bagi guru mengaji. (Foto: Ist/ F-PKS Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Puluhan guru mengaji, mendatangi ruangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, awal pekan kemarin. Kedatangan para guru mengaji tersebut, dalam rangka menyampaikan beberapa aspirasinya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH, menerima kedatangan puluhan guru mengaji tersebut, serta dengan seksama mendengarkan segala informasi dan harapan-harapan yang disampaikan.

“Alhamdulillah, fraksi kami mereka percayakan untuk memperjuangkan beberapa aspirasi terkait dengan profesi mereka sebagai guru mengaji,” kata Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, dalam rilisnya yang diterima Metrosulawesi Senin (22 Februari 2021).

Salah satu yang paling penting, kata Bunda Wiwik, adalah harapan agar ke depan, pemerintah bisa mengalokasikan insentif kepada para guru mengaji. Insentif tersebut kata Wiwik, juga sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah, kepada para guru mengaji yang memiliki misi mulia, sebagai penjaga Al-Qur’an.

“Insya Allah, saya akan konsultasi dengan pemerintah daerah terkait harapan ini. Semoga ada kabar baik. Sayup-sayup memang terdengar, ada peluang untuk mengalokasikan insentif untuk para guru ngaji. Fraksi PKS siap untuk perjuangkan aspirasi ini,” kata Bunda Wiwik.

Perjuangan ini, sesuai dengan perjuangan Fraksi PKS, yakni melahirkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki karakter qur’ani. Untuk melahirkan generasi qur’ani, maka sangat ditentukan dengan kualitas gurunya.

“Sampai saat ini, ruangan Fraksi PKS akan selalu terbuka menerima segala aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, sejak dilaunching Senin sebagai hari aspirasi, sudah banyak yang datang menyampaikan aspirasinya dan alhamdulillah tidak sedikit pula yang telah berhasil kami perjuangkan,” demikian Bunda Wiwik. (*/el)

Ayo tulis komentar cerdas