Home Palu

Mayoritas Siswa SMPN 13 Palu Masih Luring

20
Masnur H Lapenna. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMP Negeri 13 Palu, Masnur H Lapenna mengatakan, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolahnya masih menggunakan sistem luar jaringan (luring). Hal itu disebabkan masih banyaknya peserta didik tidak memiliki fasilitas pendukung untuk mengikuti PJJ secara daring.

“Peserta didik kami ada sekitar 80 persen yang tidak memiliki fasilitas HP Android, sehingga lebih banyak yang belajar luring,” kata Masnur, melalui ponselnya, belum lama ini.

Meski demikian, Masnur mengaku PJJ tetap berjalan dengan lancar. Para peserta didik diberikan modul- modul pembelajaran yang dapat mereka gunakan sebagai bahan pembelajaran di rumah. Selain itu para peserta didiknya juga diberikan tugas-tugas sebagai penunjang nilai mereka.

“Alhamdulillah masih berjalan lancar, setiap minggu orang tua datang ke sekolah untuk mengambil tugas-tugas yang akan mereka kerjakan di rumah. Peserta didik juga sudah dibagikan modul-modul dan buku pelajaran,” ujarnya.

Olehnya itu, Masnur mengimbau kepada para peserta didik agar tetap semangat dalam melaksanakan PJJ. Dirinya juga berharap upayah-upaya pemerintah dalam mewujudkan rencana pelaksanaan tatap muka dapat berjalan baik, mengingat pihaknya baik peserta didik maupun para tenaga pendidik dan kependidikan sangat menginginkan pembelajaran tatap muka segera dilakukan.

“Bahkan saya terus mengimbau para peserta didik agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan,” ungkapnya.

Dia berharap peserta didiknya tetap semangat, selalu mematuhi protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 ini sehingga pelaksanaan tatap muka bisa segera dilaksanakan.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas