Home Palu

Sudah 4.363 Orang di Palu Divaksin Covid

11
SIAPKAN VAKSIN - Seorang petugas medis sedang menyiapkan vaksin kepada calon penerima di RSUD Undata, beberapa waktu lalu. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Total sasaran yang telah menerima vaksinasi di Kota Palu hingga Selasa 16 Februari 2021 sebanyak 4.363 orang. Sesuai petunjuk pemerintah, di tahap awal sasarannya merupakan tenaga medis.

Jumlah sasaran vaksinasi di Kota Palu untuk tahap pertama tidak mencapai angka seratus persen. Hal itu dikarenakan berbagai kendala, semisal ratusan tenaga medis yang telah terpapar virus corona (Covid-19).

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesling Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu drg Lutfiah mengatakan, di tahap pertama untuk dosis 1 vaksinasi diberikan kepada 4.363 sasaran, atau sekitar 78 persen dari target dan jumlah tenaga medis.

Sementara untuk dosis 2 tahap awal baru sekitar 2.145 atau 38.33 persen sasaran yang menerima vaksinasi. “Terima kasih atas kerjasama, mohon bisa ditingkatkan, bersama kita bisa putuskan mata rantai Penularan Covid-19,” ujar drg Lutfiah, Rabu 17 Februari 2021.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua juga segera dilakukan. Sasaran vaksinasi tahap kedua banyak meliputi Aparatus Sipil Negara (ASN), guru, TNI/Polri, Anggota Dewan, tokoh agama, BUMN, BUMD, pelaku wisata, ojek online dan pedagang di pasar.

“Disampaikan untuk tidak mempercayai berita- berita dan video hoaks. Bersama kita bisa putuskan mata rantai penularan Covid-19,” katanya.

Namun begitu, kata dia, jadwal pelaksanaan vaksinasi tahap kedua belum dipastikan. Lutfiah mengingatkan agar semua pihak tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Tetap ingat pesan ibu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.”

Sebelumnya, untuk vaksinasi tahap satu di Kota Palu disiapkan lebih dari lima ribu dosis vaksin, lokasi vaksinasinya menggunakan 23 fasilitas kesehatan, baik puskesmas, rumah sakit maupun laboratorium kesehatan yang ada di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Seluruh Divaksin

Pemerintah memastikan seluruh pedagang pasar mendapatkan vaksin virus Corona (Covid-19), meskipun saat ini baru menyasar 1.365.007 dari total 4.014.000 pedagang yang sudah terdata.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu untuk meluruskan keterangan yang disampaikan Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan Ingratubun.

Awalnya Ikhsan menyampaikan apresiasi terhadap program vaksinasi terhadap para pedagang. Tapi dia kurang puas jika hanya 1,3 juta pedagang yang divaksinasi.

“Ini memang yang kita tunggu-tunggu karena mohon izin bahwa dampak COVID terhadap perekonomian bangsa ini memang terdampak besar kepada pedagang besar atau pedagang pedagang mikro. Untuk itu bahwa tadi saya juga agak kurang puas kalau hanya sekitar 1,3 juta (pedagang) saja untuk sampai bulan Mei,” kata Ikhsan dalam diskusi virtual di saluran YouTube FMB9, Rabu 17 Februari 2021.

Maxi pun memastikan bahwa seluruh pedagang akan mendapatkan vaksinasi. Pemerintah melakukan proses vaksinasi menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

“Saya ingin klarifikasi yang tadi disampaikan Bang Ikhsan. Jadi tadi data yang saya sampaikan itu sesuai ketersediaan vaksin kita Maret itu sekitar 1.365.000 (yang divaksinasi) dari 4 juta lebih (pedagang). Tetapi mereka semua 4 juta itu pasti dapat,” terang Maxi.

“Hanya waktunya saja mungkin di bulan April mereka semua sudah dapat semua, karena memang ketersediaan vaksin kita Februari-Maret itu untuk pedagang pasar kita sudah alokasikan sekitar 30% dari 4 juta. Dan memang data 4 juta ini seperti saya katakan kami dapat ini dari BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas