PANEN PADI - Kepala BPTP Sulteng, Fery Fachrudin Munier, didampingi sejumlah pejabat saat mengikuti panen padi sawah varietas padjajaran agritan oleh Poktan Jamba Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Senin, 15 Februari 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kelompok tani (poktan) Jamba, Kelurahan Pengawu, Kota Palu, panen padi sawah varietas padjajaran agritan pada Senin, 15 Februari 2021. Panen tersebut di lahan sekitar 0,5 hektar. Seremoni panen Poktan Jamba dihadiri Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulteng, Fery Fachrudin Munier.

Kepala BPTP menjelaskan padi sawah padjajaran agritan merupakan varietas yang baru dikenalkan di Kelompok Jamba. Dengan penggunaan varietas unggul baru bermutu dan penerapan teknologi budidaya padi sistem jajar legowo 2 : 1, hasil panen poktan meningkat dari yang sebelumnya 4 ton/ha GKP (gabah kering panen), menjadi 10,08 ton/ha GKP.

“Salah satu keunggulannya adalah berumur genjah atau sekitar 105 hari setelah semai,” jelas Fery.

Dengan umur yang genjah diharapkan kedepannya varietas ini dapat digunakan oleh kelompok tani lainnya untuk mendukung IP400 dengan menerapkan beberapa pola tanam. Teknologi yang telah dicontohkan di lahan kelompok tani juga diharap terus diterapkan agar hasilnya optimal sehingga dapat mendukung ketersediaan pangan daerah.

“Petani sangat senang dengan pendampingan dan hasil yang telah dicapai selama ini. Sebelum pendampingan petani belum menerapkan dosis dan waktu pemupukan yang tepat, tapi setelah pendampingan telah mengetahui dosis dan waktu pemupukan yang tepat,” ujar Fery.

Dia menambahkan, petani saat ini berharap dukungan dari stakeholder terkait untuk bantuan alat olah tanam.

 “Sehingga lahan mereka (petani) dapat termanfaatkan lebih optimal lagi,” tandas Kepala BPTP.

Selain Kepala BPTP Sulteng, panen padi juga dihadiri Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Kabid Penyuluhan, Kabid dan Kasie Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kota Palu, Kabid Penyuluhan, Camat Tatanga, Lurah Pengawu, Peneliti/Penyuluh BPTP Sulawesi Tengah, Kepala BPP se-Kota Palu, dan Penyuluh Kota Palu.

Diketahui, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulteng sudah menyalurkan bantuan benih padi dan jagung jenis hibrida tahun anggaran 2020. Bantuan benih tersebut menyasar ratusan hektar lahan di Kota Palu.

“Bantuan menyasar lahan sawah seluas 170 hektar dan lahan jagung seluas 265 hektar yang disebar beberapa kecamatan sesuai dengan potensinya masing-masing,” ungkap Kepala Dinas TPH Provinsi Sulteng, Trie Iriany Lamakampali, pada 30 November 2020.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas