Home Palu

75 Persen Lokasi KKN Untad di Palu

11
Untad. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Masa pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 93 Universitas Tadulako (Untad) sampai 17 Februari kemarin. Sekretaris Pusbang Pengabdian dan KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako, Adrianton SP MP, mengungkapkan 75 persen mahasiswa Untad akan KKN dengan lokasi Palu.

“Data tadi pagi (kemarin), pendaftar KKN 93 sudah mencapai 750 orang,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Rabu, 17 Februari 2021.

Adrianton menjelaskan mahasiswa saat melakukan pendaftaran langsung memilih lokasi KKN di sekitar tempat bermukim atau domisili. Memilih lokasi KKN di sekitar tempat bermukim diwajibkan untuk menghindari mobilitas dari satu tempat ke tempat lain. Tujuannya membantu memutus kemungkinan penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

“Jadi 75 persen peserta KKN lokasinya di Palu, sisanya di kabupaten, tapi ada juga di luar provinsi karena masih kuliah online,” jelas Adrianton.

Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa juga akan diarahkan membantu menyebarluaskan sosialisasi pencegahan Covid-19. Terlebih saat ini pemerintah tengah melakukan upaya memutus penyebaran virus corona melalui program vaksinasi.

Adrianton mengungkapkan KKN 93 Untad menyiapkan kuota sebanyak 1.000 orang dari berbagai fakultas. Apabila pendaftar melebihi kuota tersebut akan dialihkan untuk KKN selanjutnya angkatan 94. Dijadwalkan pelaksanaan KKN 93 Untad selama sebulan mulai 26 Februari 2021.

“Kami juga akan membagikan masker dan hand sanitizer kepada mahasiswa untuk digunakan dalam pelaksanaan KKN,” ucapnya.

Sebelum memulai KKN, mahasiswa akan mengikuti pra pembekalan pada 20 Februari. Selanjutnya, Pusbang PM-KKN LPPM Untad akan melaksanakan pembekalan selama tiga hari pada 22-24 Februari 2021.

Sebelumnya, Koordinator Pusbang Pengabdian dan KKN LPPM Untad, Dr Nawawi, mengungkapkan sepanjang tahun 2021, Pusbang Pengabdian dan KKN akan melaksanakan program kuliah kerja nyata sebanyak lima kali.

“Program KKN empat kali setahun, plus satu cadangan saat semester antara. Jadi perkiraan kita lima kali, tapi yang sudah wajib empat,” ungkap Nawawi, Senin, 4 Januari 2021.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas