Home Palu

Untad Masih Fasilitasi Pembayaran UKT

45
PELAYANAN - Kepala BAKP Untad, Munari (kanan), saat melayani mahasiswa memberikan disposisi pembayaran UKT di ruang kerjanya, Selasa, 16 Februari 2021. (Foto: Istimewa)
  • Munari: Pak Rektor Ingin Mahasiswa Bisa Kuliah

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Mahfudz, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Salah satu wujud komitmen tersebut diungkapkan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) Untad, Munari, dengan masih memfasilitasi pembayaran UKT (uang kuliah tunggal) semester genap tahun akademik 2020/2021.

“Pak Rektor mengingini mahasiswa bisa tetap kuliah sehingga difasilitasi dalam pembayaran UKT,” ungkap Munari kepada Metrosulawesi, Selasa, 16 Februari 2021.

Dia menyebutkan langkah memfasilitasi mahasiswa dalam membayar UKT merupakan kebijakan Rektor Prof Mahfudz. Itu karena masa pembayaran UKT telah berakhir per tanggal 5 Februari 2021. Kebijakan tersebut diambil karena mempertimbangkan berbagai hal, salah satunya untuk keberlanjutan proses akademik mahasiswa.

Munari membeberkan saat ini ada penambahan mahasiswa aktif program sarjana dan pascasarjana Untad menjadi 43.524 orang. Puluhan ribu mahasiswa tersebut tersebar di berbagai fakultas dengan sejumlah angkatan. Dari jumlah mahasiswa aktif tersebut yang telah membayar UKT sebanyak 38.826 orang per 15 Februari 2021.

“Data yang saya terima dari UPT TIK Untad, yang belum membayar (UKT) masih 4.698 mahasiswa,” ucap Munari yang menjabat Kepala BAKP Untad sejak Januari 2021.

Dia menyebut data tersebut masih akan berubah karena mahasiswa terus berdatangan untuk difasilitasi membayar UKT. Fasilitasi yang dimaksud dengan memberikan disposisi kepada mahasiswa untuk dibawa ke tim IT agar bisa melakukan pembayaran UKT di bank yang telah ditentukan. Sebab pasca-penutupan masa pembayaran, sistem atau website pembayaran UKT Untad telah ditutup.

Mahasiswa menyampaikan permohonan ke BAKP Untad dengan menghadap langsung kepada Munari selaku kepala biro. Namun untuk mahasiswa yang memohon untuk pemotongan atau pengurangan UKT, harus melalui Wakil Rektor Untad Bidang Umum dan Keuangan. Munari mengharapkan mahasiswa segera memanfaatkan waktu karena perkuliahan semester genap tahun akademik 2020/2021 telah masuk pekan kedua.

“Ini perlu saya ingatkan karena minggu depan sudah masuk perkuliahan pekan ketiga. Sistem yang berlaku di Untad kehadiran dalam perkuliahan minimal 75 persen. Kalau lebih tiga kali tidak hadir tentu sudah tak memenuhi syarat untuk bisa ikut ujian. Sementara yang tidak membayar UKT tentu di sistem (website) tidak bisa mengisi KRS (kartu rencana studi),” pungkas Munari.

Diketahui, masa pembayaran UKT Untad tahun akademik 2020/2021 telah berakhir pada 5 Februari 2021. Untad memberikan waktu pembayaran UKT selama dua bulan lebih mulai Desember 2020 sampai Januari dan perpanjangan hingga 5 Februari 2021.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas