Home Nasional

Prajurit Diminta Hindari Pelanggaran HAM

8
HADIRI RAPIM - Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso (tengah) bersama Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola (kanan) mengikuti Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2021 secara virtual, Selasa 16 Februari 2021. Hadir pula Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)
  • Gubernur, Kapolda dan Danrem Hadiri Rapim TNI/Polri

Palu, Metrosulawesi.id – Kapolda Sulteng Irjen.Pol Abdul Rakhman Baso, dan Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf bersama Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola mengikuti Rapim TNI/Polri Tahun 2021 secara virtual bertempat di Mapolda Sulteng, pada Selasa 16 Februari 2021.

Kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membawa materi dengan fokus pembahasan diantaranya: Strategi dan kebijakan Kemendagri dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, penanganan tahapan akhir Pilkada Serentak 2020, Revisi UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada Rapim itu, mengajak para prajuritnya untuk bisa menghindari tindakan yang mengarah kepada perbuatan yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Dalam Rapim TNI-Polri maupun Rapim TNI, kami juga harus melihat untuk menghindari tindakan pelanggaran HAM, sebagaimana perintah Presiden Jokowi,” ujar Panglima TNI seperti dikutip dari Antara, Selasa 16 Februari 2021.

Menurut Panglima, pelanggaran HAM hanya akan menjauhkan keberadaan TNI dari masyarakat. Sebaliknya, pelanggaran HAM juga bisa membuat musuh kian menguat.

Di hadapan para perwira tinggi (pati) TNI, Hadi mengingatkan supaya pemahaman HAM harus disosialisasikan hingga ke tingkat paling bawah. “Dia (prajurit) boleh berbuat apa, dan apa yang harus dilakukan. Kami menghadapi permasalahan serius di lapangan,” tegas mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) tersebut.

Selain itu, Panglima TNI juga menyatakan hal penting dan strategis yang disampaikan presiden, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Komnas HAM akan menjadi masukan bagi TNI.

“Berbagai hal tersebut, khususnya adalah hal-hal yang sangat penting, ini harus segera kami respons dan disikapi bersama melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, dan tentunya lebih adaptif sehingga kami implementasikan dalam kegiatan untuk mendukung tugas pokok TNI,” jelas dia.

Di samping itu, Panglima TNI juga memerintahkan supaya kekuatan dan keunggulan yang dimiliki TNI harus terus ditingkatkan. Kemudian, kelemahan yang ada segera mungkin harus segera dinetralisir.

“Termasuk kelemahan dari sisi kondisi dan spesifikasi alutsista. Latihan, penyiapan operasi bagi personel dan satuan, baik operasi dalam maupun luar negeri,” tegas dia.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, dalam Rapim tersebut Presiden Republik Indonesia menyampaikan beberapa materi dari istana Negara dengan topik sinergisitas dan soliditas TNI-Polri menjadi kunci keberhasilan penanggulangan paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional tahun 2021 dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menuju Indonesia maju.

Rapim tersebut katanya, menghadirkan sejumlah pejabat sebagai narasumber. Di antaranya: Kapolri, Panglima TNI, Menteri Kesehatan, Ketua Komnas HAM, dan lainnya.

Hadir pula dalam Rapim itu diantaranya, Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Hery Santoso bersama para Pajabat Utama (PJU) Polda Sulteng, para PJU Korem 132 Tadulako beserta jajarannya, dan Lanal Palu beserta jajarannya.(edy/ant)

Ayo tulis komentar cerdas