Home Sulteng

Diskominfo Sosialisasi Vaksin dengan Bahasa Lokal

7
Farida Lamarauna. (Foto: Dok DKIPS)
  • Faridah: Pasien Dalam Perawatan Menurun

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Provinsi Sulteng turut berperan menyosialisasikan vaksin Covid-19. Diskominfo melakukan sosialisasi melalui media sosial dengan menggunakan bahasa lokal kaili.

“Diskominfo provinsi sedang menyosialisasikan vaksin pencegahan Covid-19 melalui media sosial dengan pesan ‘Saya Siap Divaksin’ yang dalam bahasa kaili ‘Yaku Masiap Ra Vaksin’,” ungkap Kepala Diskominfo Provinsi Sulteng, Hj Faridah Lamarauna, Selasa, 16 Februari 2021.

Bahasa lokal digunakan agar semakin memasyarakatkan vaksinasi, khususnya kalangan masyarakat tradisional. Ajakan juga disampaikan dengan narasi ayo, masyarakat harus siap untuk divaksin jika vaksin siap untuk terhindar dari bahaya  Covid-19 baik diri sendiri, keluarga, dan masyarakat secara umum.

Faridah bersyukur saat ini jumlah pasien terpapar Covid-19 dalam perawatan telah menurun selama sepekan terakhir. Hal ini disebabkan karena angka terkonfirmasi Covid-19 mengalami penurunan. Saat bersamaan, angka pasien sembuh dari virus corona di daerahnya mengalami peningkatan.

Tercatat, jumlah pasien Covid dalam perawatan pada 8 Februari sebanyak 2.673 orang tersebar di kabupaten/kota Sulawesi Tengah. Sepekan kemudian tepatnya pada 14 Februari, jumlah tersebut menurun tinggal 2.343 orang.  

“Kita berharap tren penurunan ini terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan dan upaya pemerintah yang gencar menyosialisasikan pentingnya 3M,” ucap Faridah.

Dia menyebut sampai saat ini, upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 melalui vaksinasi sementara berlangsung. Sebelumnya, Diskominfo Provinsi Sulteng mencatat jumlah pasien terpapar Covid-19 tertinggi pada Januari 2021.

“Ada 60,66 persen jumlah kasus terkonfirmasi di bulan Januari, tertinggi selama 10 bulan terakhir di Sulawesi Tengah,” ungkap Faridah, Senin, 1 Februari 2021.

Pada Desember 2020, angka pasien Covid di Sulteng sebanyak 1.266 kasus dan melonjak drastis sebanyak 4.727 kasus di Januari 2021. Sementara berdasarkan data statistik penyebaran perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, RS di Kota Palu tertinggi merawat pasien corona 21 persen lebih. Saat itu, pasien Covid-19 di Sulawesi Tengah yang menjalani isolasi madiri yaitu sekitar 80,87 persen. Ini berdasarkan data statistik penyebaran perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan dan isolasi mandiri.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas