I Made Suwastika. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Untuk memudahkan aktivitas transaksi nasabahnya, PT Bank Mandiri Area Palu hingga kini terus mengarahkan semua stakeholder untuk  menggunakan digital banking.

“Apalagi situasi akibat corona semua dituntut untuk mengurangi interaksi. Makanya, salah satunya dibutuhkan peran kami selaku perbankan,” kata Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika usai ditemui Metrosulawesi, Senin 15 Januari 2021.

Dirinya menjelaskan bahwa produk Bank Mandiri yang sekarang menjadi prioritas utama adalah pengembangan di sektor Mandiri online. Di mana produk berbasis aplikasi tersebut banyak menyediakan fasiltas transaksi perbankan.

“Semua jenis transaksi semua ada disitu, bahkan belanja saja tidak perlu membawa kartu kredit maupun debit. Cukup menunjukan scan barcode yang ada di handpone android sudah bisa dan sangat mudah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan dengan layanan itu, nasabah lebih diuntungkan dan fleksibel secara waktu karaena tidak perlu lagi datang ke kantor cabang mengantri di teller untuk melakukan transaksi. Disamping itu, layanan online dapat pula membuat keinginan nasabah menjadi cepat.

“Solusi digital ini menjadi salah satu manifestasi keinginan Bank Mandiri untuk menjadi salah satu digital bank terkemuka di Indonesia dengan layanan yang handal dan simpel,” ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan solusi lengkap bagi nasabah dari produk layanan Mandiri Cass Manejemen. Ia mengungkapkan saat ini kurang lebih sekitar 60 persen pengguna digital banking khususnya di Sulawesi Tengah.

“Pada dasarnya itu loyalitas nasabah akan jauh meningkat dengan penggunaan mandiri online atau digital banking,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas