Home Palu

Untad Akan Terima 8.720 Mahasiswa Baru

12
BERI KETERANGAN - Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Lukman Nadjamuddin (tengah), didampingi Koordinator Pelaksana LTMPT Untad, Yutdam Mudin (kanan), dan Kepala BAKP Untad, Munari, memberi keterangan pers di gedung Rektorat Untad, Kamis, 11 Februari 2021. (Foto: Istimewa)
  • Pendaftaran SNMPTN Mulai Hari Ini

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) akan menerima mahasiswa baru sebanyak 8.720 orang program sarjana untuk angkatan 2021. Mahasiswa baru tersebut akan direkrut melalui tiga jalur yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN).

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr. Lukman Nadjamuddin, M.Hum, mengungkapkan untuk SNMPTN, Untad mendapat jatah 2.070 mahasiswa baru, 23,7 persen dari total kuota Untad tahun ini. Pendaftaran jalur SNMPTN dibuka mulai hari ini, Senin, 15 Februari 2021.

“Proses pendaftaran SNMPTN dibuka mulai 15 hingga 24 Februari 2021,” ungkap Lukman didampingi Koordinator Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Untad, Yutdam Mudin, S.Si., M.Si, dan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Untad, Ir. Munari, ST., SH., MM, di gedung Rektorat Untad, Kamis, 11 Februari 2021 lalu.

Lukman melanjutkan untuk pengumuman hasil SNMPTN akan dilakukan pada 22 Maret mendatang.

Koordinator Humas LTMPT Untad, Yutdam Mudin, menjelaskan para calon mahasiswa yang hendak mendaftar SNMPTN, wajib membuat akun di laman LTMPT di ltmpt.ac.id. Batas waktu pembuatan akun tersebut diperpanjang hingga 23 Februari yang sebelumnya telah berakhir pada 1 Februari.

Menurut Yutdam, ada dua proses pemeringkatan yang dilalui oleh peserta jalur SNMPTN. Pertama, pemeringkatan dari sekolah, memperhatikan kuota berdasarkan akreditasi sekolah. Kedua, pemeringkatan berdasarkan kuota yang ditetapkan oleh program studi di perguruan tinggi yang dipilih.

“Untuk itu kepada para pendaftar jalur SNMPTN, agar sering-sering mengecek laman LTMPT, untuk melihat kuota dari program studi di perguruan tinggi yang dipilih,” jelasnya.

Kata Yutdam, pelaksanaan SNMPTN kali ini, para pendaftar diwajibkan untuk memilih satu perguruan tinggi yang berada di wilayah provinsi tempatnya berdomisili, jika memilih dua pilihan perguruan tinggi. Dirinya menyarankan para pendaftar, sebelum menentukan program studi dan perguruan tinggi yang dipilih, agar memperhatikan dua hal, yakni data peminat program studi di perguruan tinggi yang dipilih tahun sebelumnya, dan daya tampung dari program studi tersebut.

“Para pendaftar juga harus selalu memantau setiap perubahan informasi di laman ltmpt.ac.id,” tandas Yutdam.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas