Home Donggala

Longsor, Pengendara Harus Lewat Desa Rano

11
LONGSOR - Camat Balaesang Tanjung Ismail Modohali saat meninjau lokasi longsor. (Foto: Istimewa)
  • Camat Ajak 8 Desa Beli Alat Berat

Donggala, Metrosulawesi.id – Jalan di Kecamatan Balaesang Tanjung sampai Minggu 14 Februari 2021 belum bisa dilewati. Material longsoran masih menutupi badan jalan.

“Sekarang alat berat dari BPBD baru bekerja, mungkin Selasa (16/2) baru normal dan jalan ini bisa dilewati kembali,” kata Camat Balaesang Tanjung Ismail Madhoali saat dihubungi, Minggu (14/2/2021).

Dijelaskannya, dari peristiwa longsor ini tak ada korban jiwa. Hanya saja mengganggu aktivitas masyarakat. Sebab warga harus memutar arah jika ingin ke Palu atau ke Donggala. Bahkan ada warga yang nekat melewati pantai jika air laut sudah surut.

“Kalau sekarang belum bisa lewat, alat beratnya (loader) baru kemarin kerja, mungkin Selasa selesai, karena jarak longsor cuma 200 meter saja. Cuma ketebalannya yang bikin lama. Selama musibah ini warga menggunakan jalan pintas kalau mau ke Palu atau Donggala, atau bisa juga melewati Desa Rano cuma jauh 40 kilometer. Bahkan ada warga kami nekat lewat jalur pantai jika air laut surut,” jelasnya.

Mengantisipasi hal serupa, Pemerintah Kecamatan Balaesang Tanjung berencana mengajak delapan desa yang ada di wilayah pemerintahan kecamatan Balaesang Tanjung untuk membeli alat berat.

“Kalau diizinkan Dinas BPMD, saya mengajak delapan desa untuk patungan membeli alat berat. Ya tujuannya itu jika longsor terjadi cepat ditangani, tidak seperti sekarang dari hari Rabu dini hari (10/2) kemarin longsornya sampai sekarang belum bisa dilewati.”

Dia menambahkan ke depannya alat berat harus siap di kecamatan atau ditempatkan di satu desa untuk mengantisipasi longsor yang setiap saat bisa terjadi.

“Kita ini masuk wilayah rawan longsor. Ke depannya harus standy by alat berat, delapan desa Walandano, Palau, Pomolulu, Rano, Kamonji, Ketong, Manimbaya, dan Desa Malei kalau patungan pasti bisa membeli alat berat walaupun bekas. Ya semoga saja direspons Dinas usulan saya ini,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas