Home Palu

Kadis Minta Lurah Maksimal Awasi Persampahan

8
M. Ridwan Karim. (Foto: Dok. Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ridwan Karim mengungkapkan dua hari ke depan masalah penumpukan sampah akibat tidak beroperasi armada persampahan akan selesai.

“Penumpukan sampah sekarang tinggal yang kecil-kecil saja, yang besar-besar atau menggunung kemarin sudah selesai semua,  atau sudah terangkut semua seperti yang di Jalan Jati, Jalan Anggur, daerah Patung Kuda, daerah SMA 4 Palu. Kemarin memang terkendala sistem  dari  pusat  yang berimplikasi macetnya armada kami,” ungkap Kadis Ridwan melalui sambungan  ponselnya, Minggu, 14 Februari 2021.

Ridwan pun meminta para Lurah di Kota Palu lebih maksimal mengawasi persampahan di wilayahnya masing-masing.

“Tinggal Lurah berserta Satgas K5 melakukan pengawasan sampah yang dibuang oleh warganya, jangan sampai Lurah membiarkan sampah di wilayahnya masing-masing menggunung, atau menumpuk di luar kontainer. Fungsikan lebih maksimal Satgas K5,” katanya.

Karena menurutnya, banyak sampah yang dibuang tidak pada tempat yang telah disediakan atau kontainer.

“Malah kontainer yang kosong, di luar kontainer banyak sampah yang menumpuk. Seperti di Jalan Jati, kontainernya kosong, tapi di luar kontainer sampahnya membludak. Soalnya banyak warga yang buang sampah langsung main lempar dari kendaraannya, sehingga tidak masuk ke container,” ungkapnya.

“Jika sampah di dalam kontainer, petugas sampah tinggal tarik container itu, lebih mudah tugasnya. Tapi kalau sampah berada di luar kontainer, petugas sampah harus memungut sampah itu kemudian memasukkannya ke dalam kontainer lalu diangkut, pekerjaannya jadi bertambah, yang sebenarnya bisa cepat akhirnya lambat,” tegasnya.

Ridwa pun berharap masyarakat Kota Palu bisa sadar akan kebersihan wilayahnya masing-masing, salah satunya dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Saya mohon masyarakat sadar, tolong buang sampahnya di dalam kontainer, sehingga petugas kami mudah melakukan pengangkutan sampah, kerjanya pun bisa cepat. Kayak di rumah sakit,  bagus sekali,  tidak  ada sampah yang berada  di luar kontainer, kami jadi mudah melakukan pengangkutan,” katanya.

“Alhamdulillah waktu terjadi penumpukkan sampah kemarin, kami dipinjami alat berat dari Dinas PU, selain ada juga alat berat dari kami, sehingga penumpukan sampah itu  cepat teratasi,” jelasnya.

Ridwan pun kembali menekankan agar para Lurah di Kota Palu tak henti atau terus berupaya membangun kesadaran warganya akan pentingnya kebersihan.

“Kesadaran masyarakat di kelurahan  belum maksimal, apalagi di Jalan Jati, masyarakat disana hanya membuang dari atas jembatan ke kontainer sampah. Hal inilah yang menyebabkan sampah banyak di luar kontainer,” jelasnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas