Home Ekonomi

BSI Palu Komitmen Jadi Bank Modern

9
Silvani. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Syariah Indonesia Cabang Palu tetap berkomitmen akan menjadi bank modern. Bank yang belum lama berdiri itu akan memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam memberikan pelayanan.

“Begitu pula pada lini inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip Syariah,” kata Kepala Cabang BSI Palu, Silvani dalam pesan Whatsapp, Sabtu 13 Januari 2021.

Menurutnya, penggunaan teknologi digital akan menarik minat generasi muda atau kaum milenial agar ingin menjadi nasabah dan menyediakan produk yang kompetitif.

“Selain itu, ke depan dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen mulai dari UMKM, korporasi, hingga ritel. Kami juga berharap agar penggabungan tiga bank ini mampu menciptakan tren-tren baru dalam perbankan syariah,” ujarnya.

Sementara Region CEO Office XI BSI Makassar, Kemas Erwan Husainy menyatakan dengan bergabungnya tiga bank syariah pemerintah memberikan semangat tersendiri bagi seluruh insan BSI. Prospek cerah, kata dia, sudah terlihat dari sisi kinerja tahun lalu.

“Wilayah XI BSI Makassar sendiri membawahi sejumlah area di Sulawesi, termasuk Area Palu. Penggabungan ini diharapkan akan meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di wilayah timur,” harapnya.

Dari sisi kinerja, Region XI Makassar pada 2020, mencatatkan laba yang meningkat 29,77 persen secara year on year. Begitu pula pada sektor pembiayaan juga tumbuh dua digit di angka presentase 18,55 persen.

“Didominasi oleh pembiayaan segmen retail. Sedangkan, untuk penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI mengalami pertumbuhan secara year on year pada angka presentase 7,4 persen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar menyampaikan bahwa penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnya di Sulteng tercatat mencapai Rp14,5 triliun.

“Untuk total aset Bank Syariah di wilayah ini kurang lebih sebesar Rp2,3 triliun dengan jumlah rekening sebanyak 39.258. Pada sisi omset selama per bulan senilai Rp1,55 triliun. Sedangkan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp18.6 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 222.012,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas