Home Ekonomi

Pasca Merger, Produk BSI Palu Masih Tahap Proses

Silvani. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pasca mergerĀ  atau penggabungan tiga bank syariah, produk PT Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnya di Area Palu hingga saat ini masih dalam tahap proses.

Demikian hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BSI Cabang Palu, Silvani Sirajudin usai dihubungi Metrosulawesi melalui pesan Whatsapp, Rabu (10/2/2021).

Ia mengatakan untuk sementara pihaknya masih menjual produk yang sesuai dengan masing-masing layanan. Di mana sambil menunggu ketersediaan pada April mendatang.

“Kalau masalah produk pasca merger sekarang ini dalam proses. Sedangkan, yang sudah berjalan hanya 3 cabang di Jakarta. Sekitar 15 juta nasabah kami secara nasional,” katanya.

Sementara itu, kata dia, jika ada nasabah yang datang bertransaksi sifatnya masih referal ke cabang. Begitu pula, lanjut Silvani, dengan Kartu ATM yang nantinya akan diganti menjadi BSI.

“Kalau sistem penggajian mengikuti kebijakan BSI. Kartu ATM sudah dalam proses pengiriman,  jika tersedia kami akan informasikan kepada nasabah, saat ini kartu ATM yang lama masih bisa digunakan,” terangnya.

Sementara Area Manager Palu PT Bank Syariah Indonesia, Muhammad Arif Gunawan menjelaskan konsolidiasi ini justru menambah daya jangkau yang lebih luas dari segi pelayanan.

“Adanya penggabungan ini membuat jaringan kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnya di area Palu bertambah sekitar 27 outlet.

Apalagi, dari sisi ketersediaan outlet dipastikan nasabah syariah akan leluasa memilih produk pembiayaan. Sebab, adanya merger tersebut dapat meningkatkan total aset dan pendanaan bank syariah yang akan tumbuh maksimal di tahun ini.

“Kalau untuk yang pimpin di area Palu kami dari eks Bank Syariah Mandiri di Jalan Gajah Mada, Kota Palu. Sedangkan, jumlah karyawan yang tergabung dalam BSI kurang lebih ada sekitar 300 orang khusus Area Palu,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas