Home Palu

MAN 1 Palu Masuk Grand Final MRC

12
FOTO BERSAMA - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Kiflin Padjala, saat foto bersama dengan dua siswa MAN 1 Palu, belum lama ini. (Foto: Humas)

Palu, Metrosulawesi.id – Tim Robotik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu masuk grand final Madrasah Robotic Competition (MRC) yang baru saja digelar di Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), Bekasi, Jawa Barat.  

Tim itu terdiri atas dua siswi, Khairunnisa dan Euis Nurhaliza. Keduanya adalah siswa kelas XI IPA yang berhasil masuk dalam 9 finalis untuk kategori Creative tingkat MA.

Menanggapi prestasi itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Kiflin Padjala, mengapresiasi keberhasilan Tim Robotik MAN 1 Palu hingga masuk dalam jajaran 9 Finalis se-Indonesia.

“Luar biasa, saya juga mewakili Kakanwil Kemenag Sulteng sangat mengapresiasi, terima kasih sudah memberikan yang terbaik buat madrasah. Tentunya dengan prestasi ini saya mengajak untuk bersyukur kepada Allah mudah-mudahan diridhai Allah SWT,” kata Kiflin, saat menerima kunjungan silaturahmi Tim Robotik MAN 1 Palu, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Kiflin mengatakan, keikutsertaan Tim Robotik MAN 1 Palu dalam grand final tersebut telah mengharumkan nama nama madrasah se-Sulawesi Tengah, bukan hanya MAN 1.

“Kita tidak kalah bersaing dengan Madrasah di luar Sulteng, persoalan bisa kalah dalam lomba bisa jadi karena mental. Jangan melihat orang (peserta lain) langsung keder, takut, kita sama-sama siswa,” ungkapnya.

Kiflin berharap, pembina harus melakukan motivasi kepada siswanya, jangan sampai siswa terabaikan.

“Kalian bisa berhasil karena adanya kerjasama, kepercayaan diri dan jangan lupa berdoa,” ujarnya.

Selain itu, Kiflin mengingatkan, kepada siswa MAN 1 Palu agar selama mengikuti lomba di masa pandemi tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Berangkat dengan bismillah, pulanglah dengan membawa prestasi yang bagus,” harapnya.

Sekedar informasi babak penyisihan MRC digelar secara virtual dan bertahap hingga final, usai pendaftaran yang digelar Oktober tahun lalu. Peserta mengunggah materi yang disyaratkan dalam bentuk video di website MRC dan diseleksi oleh Tim Juri. Namun, untuk grand final dilaksanakan secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan.

MRC merupakan ajang kompetisi robotika dan otomasi tingkat madrasah se-Indonesia. Mulai dari menemukan ide, merakit atau merancang, mengoperasikan hingga menemukan teknologi baru di bidang robotika dan otomasi yang dirancang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. MRC terlaksana atas kerjasama Kemenag melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) dan International Robotic Training and Competition (IRTC). Ada tujuh kategori yang diperlombakan, yaitu Maze Solving, IoT (Internet of Things), Creative, Under Water, Line Follow, ASV, dan Sumo.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas