Home Pendidikan

Dinas Tolak Permintaan Belajar Tatap Muka

32
Fuad Amhar Abdullah. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, Sulteng Fuad Amhar Abdullah mengakui, sistem belajar jarak jauh secara daring tidak terlalu optimal. 

Hal itu disampaikan Fuad karena banyak curhat orang tua murid yang melihat kondisi anak-anak saat ini lebih banyak bermain dibandingkan mengikuti pola belajar jarak jauh.

“Meski metode belajar jarak jauh ini masih belum optimal, tapi kita tidak bisa paksakan pelaksanaan belajar tatap muka karena risiko yang dihadapi cukup besar di saat pandemi Covid-19 ini belum berakhir,” kata Fuad kepada wartawan, Senin 8 Februari 2021.

Bahkan beberapa orang tua murid juga banyak yang meminta sistem belajar tatap muka di sekolah kembali dibuka. Tapi hal itu tidak dilakukan pemerintah daerah mengingat tingkat penyebaran Covid-19 di Poso makin meningkat.

“Dinas P & K belum bisa melaksanakan belajar tatap muka. Kami tidak bisa pertaruhkan risiko nyawa hanya karena memaksa pembelajaran tatap muka, anak-anak yang kami pikirkan keselamatannya,” ucap Fuad.

Kata Fuad sebab dari hasil koordinasi dengan  Satgas Covid-19 Pemda Poso menunjukan angka penyebaran Covid-19 yang masih terjadi di Poso. Sehingga Satgas belum bisa merekomendasikan belajar tatap muka di Poso.

“Kami masih menunggu jika kasus covid 19 di Poso menurun dan tidak ada lagi korban jiwa baru kami berani membuka sekolah kembali,” ujarnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas