Home Palu

SMKN 3 Palu Inisiatif PKL Online

14
Kasman. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – SMK Negeri 3 melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) secara online, hal itu disebabkan karena aturan di masa pandemi Covid-19 belum mengizinkan peserta didik melakukan praktik secara offline atau tatap muka di dunia industri. 

Kepala SMKN 3 Palu, Kasman mengatakan, rencana pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebenarnya di Januari 2021, dengan siswa turun lapangan secara offline atau tatap muka. Namun karena kasus Covid-19 semakin meningkat sehingga PKL ditunda.

“Tetapi kami berinisiatif melaksanakan PKL secara online, sehingga saat ini sudah ada beberapa perusahaan industri termasuk Alfamidi siap untuk mengadakan PKL secara online,” kata Kasman, di ruang kerjanya, Jumat, 5 Februari 2021.

Bahkan kata Kasman, ada beberapa UKM yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk praktik, tetap bahan praktiknya diberikan untuk dibuat di rumah, mulai dari pembuatan kemasan hingga dengan pemasaran produk UKM itu.

“Saya sudah mendapat laporan dari salah tau ketua jurusan, bahwa mereka sudah mejalankan praktik tersebut,” jelasnya.

Kemudian kata Kasman, ada beberapa program keahlian seperti multemedia dibuatkan semacam proyek, kemudian dilaporkan hasilnya. Walaupun memang tanpa pendamping, tetapi siswa tersebut pasti bisa membuatnya, sesuai petunjuk yang diberikan oleh guru.

“Kalau alat praktiknya ada di sekolah, tinggal di pinjam kemudian buat seperti film atau yang lainya, bisa tersendiri atau perkelompok, dan itu sudah menjadi praktik kerja industri,” ungkapnya.

Kasman mengatakan, jika siswa itu perlu kamera sekolah lengkap alatnya, silahkan pinjam kepada bendaraha pembatu aset.

“Untuk saat ini waktu pelaksanaan PKL tergantung industri, karena tujuan dari pendidikan di SMK itu menciptakan peserta didik mempunyai kompetensi dan dapat dibutuhkan bekerja, serta dapat berwirausaha,” ujarnya.

Apalagi kata Kasman, saat ini sudah tidak ada lagi UN tinggal ujian sekolah secara online, sehingga siswa boleh saja sambil kerja di industri kemudian ikuti ujian. Sepajang masih dibutuhkan oleh industri sekolah tidak akan memberikan target sekian lama.

“Biar siswa itu sampai tamatpun atau kerja perusahaan itu lebih bagus lagi, yang jelas untuk PKL kami siasati secara online,” katanya.  

Kecuali kata Kasman, masih ada beberapa program keahlian yang masih dicari polanya seperti akutansi, kelembagaan dan otomatisasi tata kelola perkantoran (OTKP).

“Kami berharap siswa itu memiliki karakter industri yakni jujur dan disiplin, inilah yang paling utama, siapapun yang memberitahukan informasi jika siswa itu sendiri tidak sadar, pasti tidak akan berubah karakternya,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas