Home Palu

RS Madani Rawat Empat TKA Terkena Covid

15
dr Nirwansyah Parampasi. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Puluhan pasien positif virus corona (Covid-19) tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Madani Palu. Di antara para pasien tersebut, ternyata ada empat warga negara asing (WNA) yang juga tengah menjalani masa pemulihan.

Menurut Direktur RS Madani Palu dr Nirwansyah Parampasi, empat WNA itu adalah tenaga kerja asing (TKA) di salah satu perusahaan yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah.

“Ini dari Srilanka ada, empat itu. Dari pabrik pembuatan karbon yang pakai arang (di KEK), ya daerah sana,” ungkap Nirwansyah saat dihubungi wartawan, Kamis 4 Februari 2021 sore.

Keempat TKA tersebut merupakan warga Srilanka yang bekerja di perusahaan yang sama. Mereka dirawat di RS Madani sejak pekan lalu. Saat ini, kondisi keempat TKA yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu telah membaik.

“Awalnya satu (pasien), sekarang empat. Satu perusahaan. Sama, satu kluster,” jelasnya.

Keempat TKA tersebut dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala batuk, hilang penciuman serta sesak.

“Jadi mereka tidak masuk ICU, hanya isolasi biasa saja,” katanya.

“Udah membaik sih. Tinggal persiapan untuk pulang, dua tiga hari lagi udah pulang. Alhamdulillah stabil, tiga hari lagi pulang,” jelas dia.

Pihak rumah sakit mengaku sedikit mengalami kendala untuk kasus empat pasien asal Srilanka. Mereka terkendala bahasa dan penyajian makanan.

“Kebetulan ada satu yang bisa bahasa Inggris, yang satu itu yang jadi penerjemah kawan-kawannya. Bahasa kendala Sama makanan.”

Untuk menindaklanjuti kluster keempat TKA yang diketahui bekerja di salah satu perusahaan di KEK itu, pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat untuk dilakukan tracing lebih lanjut.

Nirwansyah juga memastikan pelayanan dan perawatan pasien Covid-19 di RS Madani Palu dilakukan sebaik mungkin. Agar pasien tidak keluar dari ruang isolasi, pihak rumah sakit bahkan memberikan layanan cuci baju bagi pasien.

“Kalau perawatan di sini paripurna, pakainnya dicuciin, gak ada pasien yang keluar,” tandasnya.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas