Home Palu

BPKAD Palu Segera Proses Pencairan Gaji

20
Irmawati Alkaf. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palu berjanji akan segera memproses pencairan gaji bulan Februari untuk pegawai di jajaran Pemkot dalam satu dua hari ke depan.

Kepala BPKAD Kota Palu, Irmawati Alkaff mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu pengajuan anggaran kas oleh OPD Kota Palu.

“Setelah anggaran kasnya selesai, kami posting SKUP-nya jalan baru meminta sudah SKUP-nya. Insya Allah minggu ini bisa (dicairkan),” katanya kepada Metrosulawesi, ketika dihubungi, Selasa 2 Februari 2021.

Irmawati mengatakan, keterlambatan pencairan gaji semata-mata karena adanya perubahan sistem. Perubahan sistem tersebut berdampak pada penundaan pencairan anggaran terhadap seluruh instansi Pemkot Palu. Namun saat ini pihak BPKAD Kota Palu kembali memfungsinkan sistem milik BPKP yakni SIMDA yang telah ter-upgrade.

“Sekarang sudah mau posting karena memang kami ada pergantian sistem (pencairan anggaran) yang ada sekarang tidak bisa men-support. Jadi ganti lagi kembali ke sistemnya BPKP (SIMDA) yang di upgrade,” kata Irmawati.

Dampak perbahan itu juga mengganggu keseluruhan pencairan dana APBD.

“Yaa adanya keterlambatan pencairan (anggaran SKPD) karena sistem, adanya perubahan sistem. Bukan karena kami sengaja lambatkan, bukan,” tandas Irma.

Sebelumnya diberitakan Metrosulawesi pada hari Senin, 1 Februari 2021, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu melalui keterangan sekretarisnya, Firman, bahwa pihaknya belum menerima kucuran anggaran tahun 2021 yang terhitung sejak tanggal 1 Januari 2021.

Hal itu berdampak pada buruh pengangkut sampah di DLH Kota Palu yang belum menerima gaji atas kerjanya. Dari kejadian tersebut, Firman menyiasati dengan cara mencari pinjaman dana di luar ranah Pemkot Palu yang disebutkannya telah mengantongi uang berjumlah sekitar Rp40 juta.

Di samping itu kata Firman, tanggung jawab jabatannya sebagai pejabat pimpinan DLH Palu, menyadari risiko cukup tinggi ketika minjam dana di luar Pemda, seperti bunga pinjaman yang tentu membayangi pihaknya. Namun dia mengatakan, sebagai pimpinan, telah jadi tanggung jawabnya demi kelancaran membersihkan wajah ibu kota Sulteng dari tumpukan sampah yang tak ada habisnya saban hari.

Reporter: Faiz
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas