Home Sulselbar

MDMC Bantu Sulbar Penanganan Pascabencana

26
PEMBEKALAN - Relawan MDMC Sulteng saat mengikuti pembekalan jelang pemberangkatan menuju Sulbar, Minggu, 31 Januari 2021. (Foto: Istimewa)
  • 20 Relawan Ditugaskan Selama Dua Pekan

Palu, Metrosulawesi.id – Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulteng kembali memberangkatkan relawan ke Sulawesi Barat (Sulbar) untuk membantu penanganan pascabencana.

Wakil Ketua MDMC Sulteng, Abd Hafid menjelaskan, pemberangkatan relawan akan dilaksanakan pada Selasa, 2 Februari 2021. Sebelum diberangkatkan, para relawan terlebih dahulu diberikan pembekalan pada Minggu, 31 Januari 2021. Para Relawan Muhammadiyah yang diutus kali ini berjumlah 20 orang.

“Relawan MDMC Sulteng akan bertugas melaksanakan program-program penanganan pascabencana di Pos Pelayanan Muhammadiyah di Kabupaten Mamuju. Masing-masing 10 orang ditempatkan di Pos Pelayanan Kecamatan Tapalang dan 10 orang lainnya di Pos Pelayanan Kecamatan Tapalang Barat,” jelas Hafid, Senin, 1 Februari 2021.

Selain itu, para relawan nantinya akan melaksanakan berbagai program yang telah disusun secara sistematis oleh MDMC. Sejumlah 20 relawan merupakan tim ketiga yang akan bergantian dengan relawan Muhammadiyah yang telah diutus sebelumnya.

“Relawan Muhammadiyah Sulteng yang diutus ini masing-masing terbagi 10 orang klaster Psikososial dan 10 orang klaster logistik,” ucap Hafid.

Dia menambahkan, selain memberangkatan relawan, MDMC Sulteng juga mengirimkan sejumlah bantuan logistik untuk keperluan penanganan pascabencana di Sulbar. Bantuan yang dikirimkan, diantaranya berupa paket sembako, tikar, keperluan bayi, pakaian layak pakai, dan lainnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulteng, Muh. Rum mengharapkan para relawan untuk senantiasa bekerja menyumbangkan tenaga dan pikirannya dengan ikhlas. Menurutnya, menjadi relawan penanganan bencana dengan keikhlasan merupakan tugas yang mulia.

“Tanpa adanya keikhlasan maka kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan yang sempurnya. Menjalani tugas dengan ikhlas dapat memberikah kebahagiaan dunia serta kebahagiaan akhirat,” ujarnya.

Rum juga mengingatkan para relawan menjaga etika dan nama baik Muhammadiyah selama bertugas di lokasi bencana. Apalagi, nama MDMC telah dikenal luas bahkan hingga di level internasional. Olehnya, dalam menghadapi para penyintas atau penerima manfaat tampilkan sikap teladan.

“Yang juga paling penting, para relawan harus senantiasa menjaga diri, menjaga kesehatan agar pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Jaga kesehatan hingga pulang, layani orang lain serta utamakan menjaga diri,” tandas Rum.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas