Home Sulteng

Januari, Jumlah Pasien Covid Tertinggi

16
Farida Lamarauna. (Foto: Dok DKIPS)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DKIPS) mencatat jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tertinggi pada Januari 2021.

“Ada 60,66 persen jumlah kasus terkonfirmasi di bulan Januari, tertinggi selama 10 bulan terakhir,” ungkap Kepala DKIPS Provinsi Sulteng, Hj Farida Lamarauna, Senin, 1 Februari 2021.

Pada Desember 2020, angka pasien Covid di Sulteng sebanyak 1.266 kasus dan melonjak drastis sebanyak 4.727 kasus di Januari 2021. Sementara berdasarkan data statistik penyebaran perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, RS di Kota Palu tertinggi merawat pasien corona 21 persen lebih.

Direktur RSUD Madani, dr Nirwanysah Parampasi, mengatakan saat ini rumah sakit yang dipimpinnya merawat 83 pasien. Adapun kapasitas RS Madani untuk pasien Covid sebanyak 100 tempat tidur.

“Tinggal 17 tempat tidur kapasitas kami (RS Madani),” ujar Nirwansyah, Senin, 1 Februari 2021.

Sebelumnya, awal Januari lalu, Farida menginformasikan angka pasien Covid-19 di Sulawesi Tengah yang menjalani isolasi madiri yaitu sekitar 80,87 persen di daerah ini. Hal ini diungkapkan berdasarkan data statistik penyebaran perawatan pasien covid-19 pada rumah sakit rujukan dan isolasi mandiri.

“Karena isolasi di rumah ini bukan sesuatu yang sulit, sesuatu yang sederhana. Namun membutuhkan komitmen yang kuat, bukan hanya dari pasiennya tetapi juga dari keluarganya,” ungkap Farida, Senin, 11 Januari 2021.

Farida menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pasien isolasi mandiri antara lain: Pertama, pasien Covid-19 yang diisolasi di rumah harus selalu mengenakan masker. Kedua, menjaga jarak dengan seluruh anggota keluarga. Ketiga, tidak mencampur alat makan dan minum pasien Covid-19 dengan anggota keluarga yang terbebas dari virus tersebut.

Keempat, memperhatikan asupan gizi. Kelima, tidak kontak dengan anggota keluarga lainnya tanpa alat pelindung. Terakhir, memisahkan tempat tidur bagi penderita Covid-19 dari anggota keluarga.

“Kalau memungkinkan bisa tidur dalam satu kamar yang tersendiri itu lebih baik,” pungkas Farida.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas