Home Palu

“Kalau Pakai Masker, Susah Bernapas Pak“

18
BAGI-BAGI MASKER - Dandim 1306/Donggala Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi SIP memberikan masker kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Mengikuti Operasi Yustisi ‘Pemburu’ Warga Tak Pakai Masker

Segala upaya telah dan sedang dilakukan untuk melawan pandemi Covid-19. Sejak virus itu masuk ke Indonesia hampir setahun lalu, semua komponen dan kekuatan diarahkan untuk memeranginya. Tak kecuali, termasuk anggota TNI/Polri.

AHAD 31 Januari 2021, cuaca cerah, beberapa anggota TNI dari Kodim 1306 Donggala dan Polisi dari Polres Palu serta Pol PP Kota Palu berdiri mengamati satu per satu kendaraan yang lewat. Hari itu rupanya sedang ada rasia gabungan alias operasi yustisi, untuk mencari warga yang tidak mengenakan masker. Operasi itu digelar serentak di sejumlah titik di Kota Palu.

Operasi Yustisi dengan memberikan imbauan melalui pengeras suara serta melakukan teguran lisan kepada warga yang beraktivitas di luar rumah atau pun pengendara yang melintas di jalan, terkait dengan penanganan penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini kami lakukan di beberapa titik lokasi di wilayah Kota Palu, seperti di Pasar Masomba, jalan Dewi Sartika, Bundaran Palupi dan beberapa temapt keramaian lainya,” ungkap Dandim 1306/Donggala Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi SIP, saat memimpin langsung kegiatan Ops Yustisi kepada Metrosulawesi.

Pantauan wartawan di beberpa titik lokasi kegiatan, seperti di Pasar Masomba, Kota Palu, dalam razia itu petugas melakukan razia terhadap para pedagang, pengunjung ataupun masyarakat yang berada di sekitar pasar, dengan memberikan imbauan dan edukasi, serta memberikan teguran kepada waraga yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Bukan itu saja, personel gabungan juga membagikan masker kepada warga yang kedapatan tidak menggunakan masker, dan dalam operasi itu ada ratusan warga yang terjaring.

Bukan hanya pengendara roda dua, razia yang juga dilakukan di Jalan Dewi Sartika itu juga menjaring pengemudi serta penumpang kendaraan roda empat, yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Salah satu Warung Kopi yang berada di Kota Palu, juga tidak luput dari razia yang dilaksanakan kurang lebih tiga jam itu.

Dalam kegiatan hari ini terlihat di lapangan banyak warga yang terkejut dengan adanya razia tersebut, hingga banyak pengendara motor yang berputar arah, untuk menghindari razia.

Sementara itu Andi, salah satu warga yang terjaring razia masker mengaku lupa memakai maskernya, dan dirinya juga menyesal tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

”Saya lupa pak, dan saya menyesal serta berjanji akan menggunakan masker,” ucapnya.

BAGI-BAGI MASKER – Dandim 1306/Donggala Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi SIP memberikan masker kepada warga yang kedapatan tidak menggunakan masker. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Selain dengan alasan lupa, warga yang terjaring juga mempunyai alasan yang berbeda-beda, malah ada warga yang hanya mengantongi masker miliknya, saat diberhentikan dan diberikan teguran barulah mengeluarkan maskernya dari saku celana, dengan alasan susah bernapas bila menggunakan masker.

“Kalau pakai masker, susah bernapas pak,“ cetus seorang ibu yang terjaring razia.

Lain juga salah satu pedagang di Pasar Masomba, dirinya enggan memakai masker karena bila dirinya berjualan, suaranya tidak terdengar oleh pembeli, makanya maskernya hanya digantungkan di dagu.

“Tidak kedengaran suara kalau layani pembeli,” ucap Iman seorang pedagang pakaian.

Namun, petugas gabungan dengan sabar memberikan teguran dan penjelasan terkait dengan kegunaan masker dalam masa penanggulangan pandemic Covid-19.

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Donggala Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi SIP, yang memimpin langsung kegiatan tersebut juga terlihat langsung memberikan teguran serta membagikan masker kepada pengemudi dan penumpang roda emapta.

Kepada Wartawan Metrosulawesi, Heri mengatakan kegiatan yang dilakukan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mengenakan masker. Apalagi akhir-akhir ini semakin meningkat warga yang terpapar Virus Corona.

“Selain memberikan imbauan, kami juga membagikan masker secara gratis, dan saat ini pihaknya belum memberikan tindakan fisik, masih memberikan teguran lisan dan imbauan,” tegasnya.

“Banyak warga yang tidak menggunakan masker dengan berbagai alasan, mulai dari lupa, susah bernapas, tidak biasa hingga ada yang sulit berkomunikasi bila menggunakan masker. Inilah tugas kita bersama memberikan imbauan dan edukasi kepada warga terkait dengan penggunaan masker dalam penganan penyebaranm Pandemi Covid-19,” tegasnya.

Heri juga mengatakan bahwa, dirinya berharap dengan mengimbau dan mengajak masyarakat untuk disiplin dengan protocol kesehatan terlebih dengan kesadaran menggunakan masker saat beraktivitas, dapat mengurangi resiko masyarakat terpapar pandemic Covid-19.

“Hari ini juga kami membagikan masker sebanyak 300 masker, dan kegiatan ini dilaksanakan serentak di jajaran koramil kodim 1306/Donggala, dan wilayah Korem 132/Tadulako,” ucapnya.

“Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan,” tambahnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas