Home Hukum & Kriminal

Insyallah Peradi Palu Punya Kantor Sendiri

15
PIMPIN PERADI - Advokat Dr Muslim Mamulai (kanan) didampingi rivalnya Syahruddin Dou foto bersama di sela Musdalub DPC Peradi Palu di Palu, Sabtu 30 Januari 2021. (Foto: Ist)
  • Dr Muslim Mamulai Pimpin DPC Peradi Palu 2021-2026

Palu, Metrosulawesi.id – Advokat senior Sulteng, DR Muslim Mamulai SH MH akhirnya terpilih memimpin DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Palu periode 2021-2026, dalam Musyawarah Luar Biasa yang digelar, Sabtu 30 Januari 2021.

Musdalub tersebut digelar secara daring diikuti sejumlah advokat dari empat lokasi, ada yang dari Luwuk, Tolitoli, beberapa tempat di Kota Palu.

Pengacara yang pernah menggugat presiden RI ini, berhasil mengantongi 161 suara dari 196 suara yang diperebutkan. Dia mengalahkan rivalnya Syahruddin Ariestal Dou SH yang hanya memperoleh 24 suara.
Di tempat Musdalub di salah satu rumah makan, Muslim menyapu bersih sebanyak 42 suara.

Di TPS Kapeo Caffe, dari 25 orang advokat yang ikut memilih, Muslim memperoleh 20 suara, sedangkan lawannya hanya memperoleh lima suara. Di TPS Zona Cafe, Muslim juga unggul dari Etal. Sebab, dari 24 suara, 20 suara memilih Muslim Mamulai, dan empat suara memilih Etal.

Di Starup Caffe, sebanyak 24 suara yang diperebutkan, sebanyak 17 suara memilih Muslim Mamulai, dan tujuh suara memilih Etal. Sedangkan di Tolitoli, dari 11 orang advokat yang ikut memilih, semuanya menyumbangkan suara kepada Muslim Mamulai. Begitu juga di Luwuk, Banggai, sebanyak delapan suara memilih Muslim Mamulai, dan tidak satupun memilih Etal.

Namun pada via SMS, dari 56 yang memilih, 39 menyatakan memilih Muslim Mamulai, 6 suara memilih Etal, dan 11 suara dinyatakan rusak, karena ada yang memilih dua mana, dan tidak memilih sama sekali.

Selain, Muslim Mamulai dan Syahruddin Dou, ada satu advokat yang juga mencalonkan diri sebagai ketua, yakni Ishak Adam. Hanya saja Ishak Adam harus gugur karena tidak menyerahkan uang pendaftaran Rp10 juta.

Setelah pimpinan sidang memeriksa persyaratan yang dimasukkan oleh kedua kandidat, terjadi interupsi dari para anggota yang hadir. Pasalnya, pemimpin sidang, Amat Entedaim menyatakan Syahruddin alias Etal tidak memenuhi syarat, dimana yang bersangkutan menurutnya, tidak bisa mengikuti pencalonan ketua DPC Peradi Palu, karena dilihat dari periodenisasi.

Argumen Amat Entedaim tersebut, mendapat sanggahan dari beberapa advokat yang menyatakan kalau Syahruddin Dou bisa ikut dalam bursa pencalonan karena sudah memenuhi syarat yakni, pernah menjadi anggota distruktur organisasi DPC Peradi Palu selama satu periode.

Namun terjadi perdebatan panjang, sehingga pihak Peradi Palu meminta pertimbangan ke Dewan Pimpinan Nasional pusat Peradi untuk meminta pertunjuk. Menurut DPN Peradi pusat, bahwa Syahrudin sudah dibolehkan ikut dalam bursa calon ketua karena sudah memenuhi syarat dalam keanggotaan pengurus DPC.

Setelah mendapat pertimbangan dari DPN Peradi, para pimpinan sidang memutuskan bahwa Syahruddin Dou boleh mengikuti pemilihan ketua DPC Peradi Palu. Hanya saja saat pemilihan, dia hanya memperoleh 24 suara dari Muslim Mamulai yang mampu meraup suara sebanyak 161.

Muslim Mamulai dalam sambutan perdananya sebagai ketua Peradi Kota Palu menyatakan, dirinya akan memajukan DPC Peradi Palu lebih baik lagi kedepan, terutama dalam membangun kantor yang representatif, sehingga DPC Peradi Palu tidak lagi mengontrak bangunan untuk dijadikan kantor, karena sudah memiliki kantor sendiri.

“Insya Allah, saya akan lebih memajukan Peradi Palu lebih baik lagi kedepan. Untuk itu sesuai dalan visi dan misi, saya akan mengganggarkan untuk pengadaan lahan guna pembangunan kantor DPC Peradi Palu yang representatif,” katanya.

“Tidak lupa juga kepada saudara kami, Syahruddin Dou atau Etal, kami akan merekrut dalam kepengurusan DPC Peradi di periode 2021-2026,” tambahnya.

Reporter: Salam Laabu
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas