Home Palu

Vaksinasi Sempat Terkendala SMS Blast

11
dr Amsyar Praja. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Nakes RS Undata Masih Vaksin Dosis Pertama

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Direktur RSUD Undata Bidang Pelayanan, dr Amsyar Praja, mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi sinovac ke tenaga kesehatan (nakes) sempat terkendala sms blast. Itu karena sebagian nakes di RSUD Undata tak kunjung menerima sms blast untuk digunakan registrasi ulang. Dampaknya, sampai saat ini nakes RS Undata baru menerima vaksin dosis pertama.

“Yang bikin lambat sms blast itu, tapi diabaikan sudah. Sekarang nakes cukup bawa KTP menggunakan NIK (nomor induk kependudukan),” ungkap Amsyar, Rabu, 27 Januari 2021.

Dia menyebut nakes yang sudah menerima vaksin dosis pertama baru setengah lebih dari total tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit milik Pemprov Sulteng itu. Namun demikian, RSUD Undata disebut akan berupaya penyutikan vaksin dosis pertama selesai dalam bulan ini.

“Kita akan usahakan karena bulan Februari nanti sudah masuk vaksinasi dosis kedua,” tandas Amsyar.

Seperti diberitakan, vaksinasi ke nakes RSUD Undata telah dimulai pada Jumat, 15 Januari 2021. Para nakes menerima satu dosis vaksin Sinovac. Amsyar menyebut ada sekitar 800 nakes di RSUD Undata. Hanya saja, nantinya tidak akan semua menerima vaksin karena beberapa dinyatakan sudah pernah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

“Kalau yang sudah pernah kena (terpapar Covid) tidak perlu lagi divaksin,” ucap dr Amsyar.

Amsyar menambahkan vaksinasi sangat dibutuhkan agar tidak bertambah lagi nakes yang terpapar Covid-19. Sebelumnya, Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola, mengungkapkan vaksinasi merupakan upaya terakhir untuk mengendalikan penularan Covid-19. Olehnya, gubernur mengajak semua pihak menyukseskan pelaksanaan vaksinasi virus corona.

“Saat ini, vaksinasi adalah upaya terakhir kita untuk memutus penularan virus corona. Vaksin Covid-19 halal dan suci,” ungkap Longki, Selasa, 26 Januari 2021.

Gubernur menyebut vaksin bisa melindungi semua masyarakat dari virus berbahaya Covid-19.

“Vaksinasi corona melindungi diri sendiri, keluarga, dan semua. Sulawesi Tengah bersatu melawan Covid,” ucap Longki.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas